BANDUNG, infobdg.com – Brand kacamata sport dan lifestyle asal Italia, Rudy Project, membuka cabang ke-5 gerainya di Indonesia, tepatnya di Kota Bandung. Rudy Project Store di Bandung diresmikan langsung oleh Rik Stegehuis, Founder Rudy Project Indonesia pada Minggu (1/9) pagi, berbarengan dengan acara Fun Bike sebagai bagian dari rangkaian pembukaannya.

Sebelum membuka cabang di Kota Bandung, Rudy Project telah lebih dulu hadir di BSD Tangerang, SCBD Sudirman, Motovillage Kemang, dan Kota Bogor. Store Rudy Project Bandung dibangun di area Ganesha Cafe, Jalan Brigjend Katamso no 92, yang dekat dengan wilayah tentara. Rudy Project menyediakan produk kacamata dan helm sport yang mempunyai standar keselamatan dan kenyamanan tinggi.

“Alasan Rudy Project buka store di Bandung ini karena kami ingin dekat dengan konsumen yang salah satunya adalah para tentara, untuk menunjang performa kegiatan mereka yang selalu di luar ruangan, sehingga memerlukan perlindungan mata dari sinar matahari maupun pada saat latihan seperti latihan menembak, terjun payung, dll,” kata CEO dan Co-Founder Rudy Project Indonesia, Julita Saragih, Minggu (1/9).

Julita mengungkapkan, produk Rudy Project lebih fokus diperuntukkan bagi profesional atlet, kalangan tentara dan polisi, serta para pecinta olahraga sepeda. Sejak 2006, Rudy Project telah menyuplai produk-produknya untuk pasukan Garuda, yang kini sudah merambah hingga ke tentara angkatan laut dan udara.

Untuk merayakan pembukaan store Rudy Project di Kota Bandung pun, Julita menambahkan, pihaknya menggelar acara Fun Bike. Acara ini diikuti oleh 350 peserta, serta dihadiri oleh pejabat TNI, Polri, dan beberapa komunitas sepeda seperti WCC Bandung, VVY, dan Srikandi Rudy Project. Melalui acara Fun Bike, Julita ingin memperlihatkan keunggulan produk Rudy Project sebagai partner untuk meningkatkan performance peserta saat bersepeda.

“Jadi menggunakan kacamata dan helm Rudy Project saat bersepeda akan memberi perlindungan maksimum dan rasa aman bagi pemakainya,” ujar dia.

Komentar

Total Komentar