BANDUNG, infobdg.com – Beberapa daerah di Jawa Barat rawan terkena banjir saat musim hujan tiba. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai tanggap darurat bencana banjir.

Foto: Humas Jabar

Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Setiawan Wangsaatmaja, SOP tersebut meliputi bagaimana peninjauan di lapangan, pelaporan warga terdampak, hingga bagaimana posisi kesiapsiagaan Jabar. Perumusan SOP akan dilakukan dengan mengundang semua kepala daerah yang terdampak banjir. Dengan program masing-masing kabupaten/kota dalam penyelesaian banjir, SOP ini dinilai akan mempercepat sinergi penanggulangan banjir.

“Memang yang terpenting adalah nanti setelah kita selesai di dalam (SOP) tanggap darurat ini, pastinya harus kita lakukan lagi bagaimana planning untuk jangka panjangnya dalam menyelesaikan masalah banjir ini,” ujar Setiawan, Kamis (27/2), di Gedung Sate Bandung.

Daerah di Jabar yang tergenang banjir baru-baru ini adalah kawasan Bekasi, Subang, Karawang, hingga Indramayu. Untuk mengatasi banjir di daerah tersebut, Setiawan menuturkan bahwa Pemprov Jabar cepat tanggap ke lokasi bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jabar dan URC (Unit Reaksi Cepat) dan sudah memberikan bantuan logistik.

“Dan itu sudah di lapangan semua, bahkan sudah membangun dapur umum dan bantuan logistik. Bahwa Jawa Barat juga sudah memberikan atensi terhadap korban yang ada di lapangan,” bebernya.

Ia pun berharap, kerja sama antara BPBD provinsi dengan BPBD kabupaten/kota terdampak bisa ditingkatkan guna menginventarisasi data-data yang diperlukan ketika bencana terjadi. Antara lain inventarisasi daerah mana yang terdampak, berapa orang yang menjadi korban, hingga kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh masyarakat.

Komentar

Total Komentar