BANDUNG, infobdg.com – Sebagai upaya mengurangi jumlah pengangguran di Kota Bandung, tahun ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung akan menggelar 4 kali bursa kerja.

Foto: Humas Kota Bandung

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Disnaker Kota Bandung, Lusi Lesminingwati. Ia mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikeluarkan pada 2018, angka pengangguran di Kota Bandung mencapai 96.625 orang. Kebanyakan berumur 20 hingga 30 tahun.

“Tahun ini kita fokus ke pelatihan, melihat umur 20-30 tahun tersebut. Kita coba pelatihan yang berkarakter teknologi dan aplikatif mengacu pada protap yang ditetapkan Kemnaker,” ujarnya, di Balai Kota Bandung, Rabu (19/02).

Bursa kerja Disnaker akan dilakukan melalui dua macam cara, yakni klasikal dan melalui aplikasi. Bursa kerja terdekat akan digelar pada 17 Maret 2020 dengan menghadirkan 40 perusahaan yang siap menyerap sekitar 4000 orang.

Sedangkan bursa kerja melalui aplikasi, Disnaker mempunyai software BIMMA (Bandung Integrated Manpower Management) yang bisa diakses langsung oleh Wargi Bandung para pencari kerja.

Lusi pun mengatakan, terkait Kartu Prakerja yang dicanangkan Jokowi, pihaknya akan meningkatkan standarisasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam hal memberikan pelatihan bagi para pencari kerja.

“Jadi kita fasilitasi semua, LPK sebagai mitra Disnaker juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM kita. Untuk Kartu Prakerja juga LPK yang akan jadi pelatihnya,” bebernya.

Selain itu, ada pula Program Pemagangan yang akan dilakukan di tahun ini. Dengan aturan minimal waktu magang 5-6 bulan, serta Disnaker akan melakukan identifikasi terhadap perusahaan.

“Kita sedang identifikasi perusahaan mana saja yang bisa kita titipkan SDM, harapannya setelah magang dapat diserap oleh perusahaan tersebut,” tandas dia.

Komentar

Total Komentar