BANDUNG, infobdg.com – Angin puting beliung dilaporkan telah melanda wilayah Bandung Timur, tepatnya di Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Jumat (11/1) sore, sekitar pukul 3 sore.

Foto: BPBD Prov Jabar

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, kejadian ini diakibatkan oleh tingginya curah hujan sedang-lebat disertai angin kencang di Rancaekek, terutama di tiga lokasi terdampak yakni Kampung Jati Sari, Kampung Papanggungan, dan Komplek Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek.

Data yang berhasil dihimpun hingga saat ini, di Kampung Jati Sari Rt 01/Rw 14 tercatat 15 unit rumah Rusak Berat (RB) dan 21 unit rumah Rusak Ringan (RR), di Kampung Papanggungan Rt 02/Rw 06 tercatat 50 unit rumah Rusak Ringan (RR), sementara di Komplek Rancaekek Permai 2 Rw 23 Blok C,D,E tercatat kurang lebih 300 unit rumah mengalami kerusakan.

Advertisement
Foto: BPBD Prov Jabar

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun angin puting beliung yang menerjang Rancaekek ini mengakibatkan 15 jiwa luka ringan dan 1 jiwa luka berat.

Menanggapi hal tersebut, petugas BPBD Jawa Barat dan Kabupaten Bandung langsung melakukan assessment ke lokasi kejadian. Petugas mendirikan tenda darurat serta menyediakan pengungsian di masjid At-Taubah. Kordinasi pun dilakukan dengan pihak Desa Jelegong dan Satpol PP Kecamatan Rancaekek untuk penyesuaian data kerusakan awal. BPBD Kabupaten Bandung pun telah merujuk korban luka berat ke Rumah Sakit Baleendah.

Kondisi sampai saat ini sesuai laporan yang dihimpun, para korban terjangan angin puting beliung ini mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Sebagian lagi diungsikan ke Mesjid At- Taubah dan tenda-tenda pengungsian yang telah disediakan. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan.

Selain BPBD, banyak unsur lain yang terlibat, yakni TNI, POLRI, Dinsos, Satpol PP Kabupaten Bandung, Relawan PMI, serta BAZNAS Provinsi Jabar,

Previous articlePerpanjang Masa Berlaku SIM Lewat Layanan SIM Keliling, Ini Yang Harus Dilakukan
Next articleThe Parlor, One Stop Place di Kawasan Dago