April, Bina Marga Perbaiki Jalan Rusak di Kota Bandung

By on January 14, 2012 | views: 242
jalan rusak bandung

BANDUNG – Sedikitnya 62 km jalan rusak di Kota Bandung akan diperbaiki Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung tahun ini. Namun perbaikan kemungkinan baru dimulai pada April mendatang, karena lelang jasa konstruksi jalan digelar awal Februari ini.

Hal tersebut diungkapkan Kepala DBMP Kota Bandung, Iming Ahmad di kantornya, Jln. Cianjur, Jumat (13/1). Tahun lalu, sepanjang 87 km jalan di Kota Bandung yang diperbaiki. Sementara tahun ini, jalan yang diperbaiki hanya sepanjang 62 km. Perbaikan jalan pada 2012 pun diarahkan pada jalan lingkungan, karena jalan-jalan protokol sudah terkena perbaikan pada tahun 2011. “Kami akan mengerjakan 133 paket untuk perbaikan jalan dan pengerjaannya lebih banyak dengan sistem hotmix,” ujar Iming kepada wartawan, kemarin.

Sejumlah jalan yang akan diperbaiki di antaranya Jln. Gegerkalong Hilir, Ciumbuleuit, Anggrek, Entje Azis, Babakan Jeruk dan Terusan Babakan Jeruk, Cipedes Tengah, Ciwastra (tahap 2), Sarimadu Barat, Maleber Utara, Sirna Galih, Setra Indah, Ganesha, Padasuka, Bukit Raya, R.A.A. Martanegara, Srimahi, M. Ramdan (depan Pasar Ancol) serta jalan lainnya. Untuk lelang jasa kontruksi jalan ini baru akan dilaksanakan awal Februari, karena pada Januari ini terlebih dulu dilakukan lelang jasa konsultasi perencanaan.

“Tapi dibandingkan tahun lalu, lelang tahun ini lebih dini. Setelah lelang, baru pengerjaannya. Biasanya dari lelang ke pengerjaan itu butuh waktu dua bulan atau paling cepat 1,5 bulan, jadi kemungkinan baru April mendatang dilaksanakan perbaikan,” ungkap Iming.

Untuk perbaikan jalan ini, lanjut Iming, dana yang dianggarkan tahun 2012 ini sebesar Rp 84 miliar. Di mana Rp 54 miliar untuk perbaikan jalan lingkungan dan Rp 30,5 miliar untuk pembangunan jalan sejajar tol di Gedebage dan jalan akses masuk SUS Gedebage. “Anggaran DBMP tahun ini mencapai Rp 224 miliar. Biaya langsungnya mencapai 201 miliar dan belanja tidak langsung sekitar Rp 23,4 miliar,” katanya sambil menambahkan, anggaran ideal FBMP sekitar 250-300 miliar per tahun.

Anggaran tersebut, tambah Iming, belum termasuk dana yang berasal dari Pemprov Jabar. “Dulu bantuan dari pemprov sempat mencapai Rp 37 miliar, namun kemarin-kemarin turun jadi Rp 13,7 miliar. Kemungkinan tahun ini turun lagi, karena ada bantuan pendanaan untuk SUS Gedebage,” tandasnya.

Untuk jalan rusak, tiap tahun mengalami penurunan. “Kalau ada yang pecah-pecah lagi, ya kita perbaiki sedikit demi sedikit,” terangnya.

Selain bantuan provinsi, kini ada 11 km jalan di Kota Bandung yang naik statusnya menjadi jalan provinsi. Jalan-jalan tersebut yaitu Jln. Pajajaran, Jln. Diponegoro, Jln. Sentot Alibasha, Cimandiri, Cilamaya, Cilaki, W.R. Supratman, Laswi, Ariajipang, BKR, Pelajar Pejuang ’45, Peta, Terusan Pasikoja, dan Jln. A. Yani (dari Laswi ke Supratman). Naiknya staus jalan tersebut merupakan bentuk kepedulian provinsi pada kabupaten/ kota.

sumber

cipzie

Part-time Photographer, Half-Soul in Graphic Design, Digital Media Enthusiast, Social Media Speaker.

Komentar

Komentar

INFOBDG.COM