NASIONAL, infobdg.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi meminta kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk mengevaluasi tata ruang di tiga wilayah, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Lalu dibuat tata ruang baru yang berdasarkan konsep bahwa ketiga daerah itu adalah satu kesatuan wilayah.

Foto: Istimewa

Hal itu mesti dilakukan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi musibah banjir di Jawa Barat, DKI, dan Banten. Dedi mengatakan, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten secara historis adalah satu kesatuan wilayah adat. Kini, ketiganya hanya berubah pada sistem pengelolaan dan teritorial. Oleh karena itu, membuat satu aturan tata ruang untuk tiga wilayah adalah suatu hal yang bisa dilakukan.

Menurutnya, pembuatan satu tata ruang wilayah untuk tiga daerah itu dilakukan agar banjir bisa diatasi secara holistik, tidak terpisah atau imparsial.

“Penangannya jangan sepotong-potong. Memandang alam itu kan tidak boleh sepotong-sepotong, harus holistik. Cara terbaiknya adalah membuat RT RW satu kesatuan wilayah untuk DKI, Jabar, dan Banten,” kata mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.

Karena ketiga daerah itu saling berhubungan secara kewilayahan, sehingga satu peristiwa lingkungan di satu daerah maka akan berdampak pada wilayah lain di sekitarnya.

Misalnya, hujan lebat di Bogor akan membawa banjir kiriman ke Jakarta dan Bekasi. Namun jika Bogor diatasi, maka banjir di Jakarta dan Bekasi bisa dikendalikan.

“Di Bogor, dibikin danau misalnya, maka bisa menampung air hujan sehingga banjir di Jakarta bisa dikendalikan,” kata Dedi, Selasa (7/1/2019).

Dedi juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi izin-izin tambang dan perumahan di wilayah Jawa Barat. Pertambangan dan perumahan yang berpotensi memicu bencana alam agar ditertibkan.

Komentar

Total Komentar