BANDUNG, infobdg.com – Dalam rangka menyelamatkan lahan kritis di wilayah Bandung Utara, Pemerintah Provinsi Jawa Barat beserta Forkompinda dan Kodam III Siliwangi hari ini, Senin (9/12), memulai Gerakan Penanaman Pohon serta Pemulihan DAS Citarum di Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Pada kesempatan yang juga melibatkan Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia itu, seluruh peserta yang terdiri dari lembaga, komunitas, dan siswa SD-SMP ini serentak menanam 17.150 bibit pohon produktif di lahan merah kawasan Cimenyan.

“Kita akan menanam 17 ribu lebih pohon produktif, yaitu pohon yang biasa menahan air di lahan merah kawasan Cimenyan, yang dulu diduga sebagai sumber datangnya banjir bandang di Cicaheum, Kota Bandung,” beber Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Senin (9/12).

Emil, sapaan akrabnya pun mengatakan, pencangan penanaman pohon di Cimenyan, Kabupaten Bandung, ini mengawali proses pihaknya untuk menyelamatkan Kawasan Bandung Utara (KBU), khususnya lahan kritis. Karena rencananya di tahun depan, gerakan yang sama akan dilakukan di seluruh kab/kota se-Jawa Barat.

“Ini langkah awalnya, karena mulai tahun depan kita akan pencanangan 25 juta pohon yang akan dilakukan bersama masyarakat se-Jawa Barat. Jadi nanti masyarakat bisa menyumbang beberapa pohon untuk partisipasi,” imbuhnya.

Bibit pohon yang ditanam di lahan merah kawasan Cimenyan terdiri dari 6000 pohon produktif seperti pohon jeruk, lemon, alpukat, dan kopi, serta 11.150 bibit kayu-kayuan yang pelaksanaannya diserahkan kepada kelompok tani di wilayah setempat.

Kegiatan penanaman pohon terebut didukung oleh sumber dana pemerintah pusat melalui BPHDS Citarum Ciliwung, Pemprov Jabar, juga Kodam III Siliwangi.

Komentar

Total Komentar