BANDUNG, infobdg.com – Memasuki awal tahun, beberapa komoditi pangan di Kota Bandung mengalami kenaikan harga. Kenaikan bervariasi tiap komoditi, dari 25% hingga 100%.

Hal tersebut dipastikan Enceng Rohmana (45), salah seorang penjual sayuran di Pasar Cicadas, Kota Bandung. Ditemui di lapak miliknya, Senin (6/1), Enceng mengatakan bahwa beberapa komoditi pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain cabai, sayuran, hingga bawang.

“Sejak masa natal dan tahun baru kemarin harga cabai, bawang, juga ada beberapa sayuran itu naik,” beber Enceng.

Jenis cabai yang mengalami kenaikan diantaranya cabai rawit, cabai tanjung, dan cabai merah/keriting. Harga cabai rawit melejit naik hingga 100%, dari harga normal Rp 40.000 kini mencapai Rp 80.000 per kg. Sementara cabai tanjung dan merah/keriting naik hampir 50% menjadi Rp 40.000 per kg.

“Yang paling drastis ini cabai naik 100%, sekarang jadi Rp 80.000 per kg nya,” ungkapnya.

Enceng mengatakan, kenaikan harga cabai kuat disebabkan oleh faktor cuaca saat ini. Terlebih, tingginya permintaan konsumen di masa natal dan tahun baru belum lama ini juga menjadi salah satu faktor kenaikan harga cabai.

Kenaikan harga yang drastis pada komoditi cabai pun berdampak pada minat konsumen pasca tahun baru saat ini. Enceng menuturkan, beberapa konsumen terpaksa tetap membeli cabai dengan harga yang tinggi tersebut karena kebutuhan, ada pula yang memilih untuk tidak membelinya sama sekali.

“Banyak pembeli gak jadi beli karena harganya jauh naiknya, tapi ada juga yang tetap beli karena kebutuhan, ya rada terpaksa,” ujar Enceng.

Selain cabai, komoditi bawang putih pun mengalami kenaikan harga sekitar 25%, menjadi Rp 32.000 per kg nya. Harga sayuran seperti wortel dan kol pun ikut naik, namun tidak terlalu signifikan. Sementara untuk harga komoditi rempah dan daging masih normal.

Komentar

Total Komentar