BANDUNG, infobdg.com – Kurangnya minat masyarakat Bandung akan kesenian Sunda tradisional menjadi kekhawatiran bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Bandung. Dengan Teknologi yang berkembang pesat, memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dari berbagai platform. Hal ini juga berdampak pada kesenian Sunda dan budaya lokal Sunda.

Masuknya budaya dan kesenian dari luar negeri cenderung membuat Wargi Bandung semakin jauh dengan kesenian dan kebudayaan lokalnya. Untuk menimbulkan minat Wargi Bandung tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung membuat program “Arti Bandung”.

Arti Bandung adalah program yang akan mempersembahkan kolaborasi dari berbagai macam kesenian-kesenian Sunda seperti seni musik, tari, teater, sastra, dan rupa, yang bertujuan agar Wargi Bandung tetap melestarikan kesenian Sunda yang telah diwariskan, dan sekaligus menjadi salah satu rangkaian dari acara hari jadi kota Bandung ke-209.

Kegiatan ini dilaksanakan di lima titik di Kota Bandung, berikut adalah jadwal dari kegiatan “Arti Bandung” :

  • 25 September 2019 dilaksanakan pada saat Upacara Bendera dan mempersembahkan “Teatrikal Bandung Bihari Kiwari” yang bertempat di Balai Kota Bandung.
  • 29 September 2019 dilaksanakan di halaman depan Bandung Indah Plaza Mall, yang menjadi kegiatan pra-event dari “Arti Bandung”.
  • 5 Oktober 2019 dilaksanakan di Cihampelas Walk Bandung yang merupakan “Launching dari Arti Bandung” dan mempersembahkan banyak kesenian Sunda yang dikolaborasikan
  • 6 Oktober 2019 dilaksanakan di food court Bandung Indah Plaza Mall yang mempersembahkan beberapa unsur seni yang ada di Bandung
  • 13 Oktober 2019 dilaksanakan di Car Free Day Dago (halaman Eduplex) yang merupakan kegiatan penutup dari gelaran acara “Arti Bandung” dengan menampilkan beberapa unsur seni.

Komentar

Total Komentar