Beban hidup yang terlalu berat bagi Hani, bocah berumur 7 tahun

By on March 8, 2013 | views: 124
6x95

6x95

Infobdg & Kampus Peduli
present

Penggalangan Dana

Hani, anak berumur 7 tahun tanpa anus dengan bobot hanya 9 kg

Sungguh tak bisa terbayangkan bagaimana perasaan anak kecil ini, Hani, ketika menyadari bahwa ia terlahir dengan kondisi tubuh yang buruk. Hani terlahir tanpa memiliki anus dan alat kelamin. Dengan kemampuan terbatas yang di milikinya, kedua orang tua Hani pernah membawa Hani ke RSHS untuk menjalani operasi colostomy pada tahun 2006. Operasi colostomy adalah upaya untuk membuat lubang pembuangan sementara dari bagian perut untuk kemudian dijadikan lubang pembuangan Hani. Untuk operasi pertamanya hani mendapatkan bantuan pengobatan penuh dari pemerintah.

Setelah operasi colostomy seharusnya Hani mendapatkan proses operasi lanjutan yaitu operasi pembuatan anus, penutupan colostomy dan pembuatan alat kelamin, tapi karena keterbatasan dana, kedua orang tua Hani tak bisa membawa Hani ke rumah sakit untuk proses pengobatan berikutnya.

yaniMenginjak usia Hani yang ke-3 tahun, kisah sedih keluarga ini bertambah dengan jatuhnya Hani saat berjalan yang juga mengakibatkan kaca jendela mereka pecah. Setelah itu Hani tak bisa berjalan sama sekali, kaki dan tangan nya terus mengecil sedang perut semakin membesar. Hani kemudian divonis menderita gizi buruk. Kini dengan tangan kecilnya Hani mencoba menyangga badan saat mencoba bergerak dengan mengesot.

Dengan berat badan yang hanya 9 kg dan tinggi 80 cm, Hani yang kini berusia 7 tahun tinggal bersama ibu dan ayah yang bekerja sebagai pedagang es cincau di jalanan bersama dua orang adik kembarnya. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di Kampung Setia Bhakti, RT 03 RW 01, Desa Kompa, Kecamatan Parakan Kuda, sukabumi.

Relawan sudah membawa Hani ke RSHS sejak 18 Februari 2013 yang lalu, alhamdulillah sudah dilakukan beberapa proses pemeriksaan darah, radiologi, kromosom dll. Rencanaya Hani akan menjalani operasi pembuatan anus, kelamin, penutupan kolostomi dan perbaikan gizi. Relawan Kampus Peduli sendiri selain membantu transportasi, operasional keseharian di rumah sakit, menanggung biaya pengobatan yang tidak di jamin dari pemerintah juga fokus memberikan bantuan pemenuhan gizi untuk Hani sampai Hani pulih.

Laa Yukallifullahu nafsan illa wus’aha..

“Allah tidak akan memberi cobaan pada manusia kecuali mereka mampu menanggungnya.”

Semoga Allah SWT memberi kesembuhan pada Hani, juga kelapangan harta bagi kita untuk membantunya. AMIN.

For information and donation
Nana: 085861223834
Twitter: @kampuspeduli
FB: Kampus Peduli

Rekening Donasi
BNI 6248243664
Mandiri 1300010894791
BCA 7771155344
Semua rekening a.n Mochammad Iqbal

konfirmasi transfer ke Dean (SMS > hani_nominal_email > kirim ke 085692111381)

Aktivitas Infobdg & Kampus Peduli lainnya, bisa dilihat disini:

Yulia, Bocah 9 Tahun dalam Pasungan » Yulia
Donasi untuk Nenek Tunawisma yang Terlantar » Bi Irah

————————————

Fully supported by Infobdg

Glenn Sabath

For Event Media Partner & Advertising: contact@infobdg.com

Komentar

Komentar

INFOBDG.COM