BANDUNG, infobdg.com – Banjir bandang dilaporkan telah menerjang Kabupaten Bandung Barat, beberapa waktu lalu.

Banjir yang terjadi, khususnya di Kampung Lebaksari Desa Mekarsari, Ngamprah, ini menghancurkan 78 rumah warga yang berdekatan dengan lokasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta semua pihak untuk tidak saling menyalahkan atas bencana tersebut. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menolong warga terdampak banjir, serta mencari solusi agar kejadian yang sama tak terulang kembali.

“Penyebab banjirnya belum pasti karena perlu pendalaman teknis, tapi intinya jangan saling menyalahkan satu sama lain dan harus mencari solusi agar kejadian serupa tak terulang yang berakibat masyarakat dirugikan,” kata Wagub Uu, ditemui di lokasi banjir, area underpass Kampung Lebaksari, Kamis (2/1).

Dalam peninjauannya, Wagub Uu didampingi Bupati Bandung Barat, Aa Umbara, dan Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Chandra Dwiputra.

Saat ini, Pemprov Jabar dan pemda setempat tengah bergerak mengatasi dampak banjir dengan menerjunkan BPBD dan tim kesehatan. Pantauan Infobdg di lokasi, masih ada sebagian warga yang bertahan di tenda darurat dengan bantuan logistik seperti makanan, selimut, hingga obat-obatan. Wagub Uu meminta warga untuk tetap tenang, karena pemerintah selalu siap membantu.

“Bantuan Pemprov sudah sesuai yang dibutuhkan yang utamanya sekarang adalah logistik, pakaian, dan seragam sekolah termasuk dari Pemda KBB juga yang sudah bertindak cepat dan dampak banjir sudah diatasi termasuk langkah ke depannya,” beber Uu.

Berdasarkan laporan yang diterima Uu, penyebab banjir salah satunya adalah sampah yang menyumbat drainase. Mengatasi kemungkinan lainnya, Uu telah berkomunikasi dengan PT. KCIC untuk memastikan bahwa bila banjir ini disebabkan oleh proyek kereta cepat, maka PT. KCIC akan menjamin seluruh kerugian masyarakat.

“Intinya sedang dikaji penyebabnya, dengan perusahaan sudah ada komunikasi dan akan memberikan bantuan dengan cepat,” ungkap Uu.

Ke depan, Pemda Bandung Barat akan membuat kebijakan baru tentang pembangunan KBB, sehingga masyarakat yang merasa ekonominya dirugikan akibat banjir ini, maka akan diganti rugi oleh KCIC.

Wagub Uu pun mengimbau kepada warga setempat untuk selalu menjaga dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan.

“Masyarakat harus lebih peduli lingkungan jangan buang sampah sembarangan, karena setelah di cek sampah banyak sekali di aliran drainase,” tandasnya.

Komentar

Total Komentar