BANDUNG, infobdg.com – Sejak Juni 2019 lalu, Jawa Barat mulai memasuki musim kemarau. Potensi kekeringan yang diprediksi terjadi pada musim ini cukup membuat masyarakat Jawa Barat gusar.

Dalam gelaran Jabar Punya Informasi (Japri) yang digelar Selasa (9/7), di Gedung Sate, Bandung, Kabid Bina OP Sumber Daya Air (SDA), Bambang Sumantri meyakinkan bahwa ketersediaan air di Jawa Barat selama musim kemarau berlangsung hingga Oktober 2019 mendatang, masih mencukupi.

“Sampai saat ini, kami sudah melakukan koordinasi terkait air yang ada di Citarum, cukup memenuhi,” ucap Bambang.

Ketersediaan air yang ditampung mencapai 2,4 miliar meter kubik, sementara pemanfaatan air untuk kebutuhan masyarakat seperti untuk air minum, irigasi, hingga industri sebesar 2,2 miliar meter kubik.

“Masih ada sisa dari ketersediaan air yang 2,4 miliar meter kubik itu, artinya kebutuhan air selama kemarau ini masih bisa terpenuhi,”

Bambang meminta masyarakat Jawa Barat untuk tidak panik dalam menghadapi musim kemarau, karena ketersediaan air hingga saat ini masih aman. Adapun kaitannya dengan kemungkinan terjadinya kekeringan, potensinya sangat kecil. Meskipun begitu, Bambang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menghemat air.

“Meskipun ketersediaan air aman, saya minta masyarakat untuk tetap hemat air, jangka pendek kita kalaupun terjadi kekeringan,” tandasnya.

Komentar

Total Komentar