BANDUNG, infobdg.com – Dalam rangka melestarikan tradisi minum jamu khususnya pada kalangan milenial, Tolak Linu Sido Muncul menggelar acara Minum Jamu Bersama di Car Free Day (CFD) Dago, Kota Bandung, pada Minggu (7/7).

Minum jamu di Indonesia merupakan salah satu tradisi yang telah dikenal sejak lama oleh masyarakat. Hingga saat ini pun, jamu masih menjadi pilihan pengobatan tak hanya oleh kalangan lansia, tetapi juga milenial.

Menggandeng Mikha Tambayong, Tolak Linu mengadakan tour ke Bandung untuk mengajak kalangan milenial yang datang ke CFD Dago agar melestarikan minuman tradisional Indonesia, khususnya jamu, yang merupakan bagian dari tradisi dan budaya.

Product Manager Tolak Linu, Endwien Hersetya mengatakan, produk herbal seperti jamu lebih aman dikonsumsi oleh seluruh usia, terlebih milenial. Milenial punya segudang aktivitas yang tak jarang membuat tubuhnya lelah. Dalam situasi tersebut, produk herbal seperti jamu lebih dianjurkan untuk dikonsumsi daripada obat-obatan yang mengandung unsur kimia.

“Milenial itu sekarang aktivitasnya banyak banget, jadi mereka karena suka olahraga, jalan-jalan, segala macam apalagi traveling itu biasanya badannya kaku-kaku. Mereka biasanya kalau udah capek masa minum obat? Soalnya kan cape bukan penyakit, makannya lebih baik herbal saja, tidak minum obat,” tuturnya, ditemui Infobdg di CFD Dago, Minggu (7/7).

Selain aman bagi tubuh, jamu juga dipercaya dapat melancarkan peredaran darah sehingga mampu menghilangkan rasa capek.

Manfaat jamu juga dirasakan oleh artis terkenal Indonesia, Mikha Tambayong. Sebagai perwakilan kaum milenial, dirinya sangat mengapresiasi upaya Tolak Linu dalam menggaet generasi muda untuk memulai kebiasaan hidup sehat.

Acara diawali dengan senam zumba. Dipandu oleh instruktur handal, ratusan pengunjung CFD Dago ikut berpartisipasi, lalu dilanjutkan dengan minum jamu bersama.

Komentar

Total Komentar