Mengintip Proses Produksi Tas EIGER

69

BANDUNG, infobdg.com – Wargi Bandung pasti sudah tidak asing sama brand Eiger kan? 31 Juli kemarin tim Infobdg berkesempatan untuk bekunjung ke pabrik Eiger yang berlokasi di Soreang, Kabupaten Bandung.

PT. Eksonindo Multi Product Industry merupakan perusahaan manufaktur tas dan perlengkapan outdoor terkemuka dengan tiga produk utamanya yaitu Eiger, BodyPack, dan Export, Eiger merupakan produk yang pertama kali dibuat dan dipasarkan. Produk dari PT. Eksonindo sudah berhasil merambah ke pasar di Asia Tenggara dan mendapat pencapaian sebagai Top 250 Indonesia Original Brands untuk produk Eiger oleh majalah SWA.

Tim Infobdg diajak untuk berkeliling di pabrik sembari diberi arahan oleh Bapak Aji Santoso selaku General Manager Procurement dari PT. Eksonindo. Tim Infobdg diberi kesempatan untuk melihat lebih dekat proses produksi tas yang dilakukan oleh kurang lebih 1000 pekerja. Di pabrik ini berbagai jenis tas diproduksi secara bersamaan, setiap 1 jenis tas di produksi dalam 1 line yang terdiri dari modular line dan assembling line. Finished product atau tas-tas yang telah jadi kemudian diperiksa oleh checker untuk memastikan kerapihan jahitan, tidak adanya sisa benang jahit dan lilin marker. “Efektifitas ditekankan pada waktu produksi dimana setiap satu line ditargetkan dapat memproduksi 44 buah tas dalam 1 jam,” ucap Pak Aji.

Setelah melihat keseluruhan proses produksi di pabrik, tim Infobdg kembali melanjutkan aktifitas menuju kantor Eiger yang lokasinya bersebrangan dengan pabrik untuk mengenal lebih jauh mengenai pemasaran produk Eiger. Pemasaran produk Eiger aktif dilakukan dengan pendekatan offline dan online. Pemasaran offline berupa interaksi langsung dengan konsumen dalam event-event yang diselenggarakan oleh pihak Eiger. Sedangkan pemasaran online yaitu mengenalkan produk melalui sosial media.

Komitmen PT. Eksonindo yang selalu menjaga kualitas, menjadikan produk Indonesia bisa bersaing dengan produk luar. Hal itu yang membuat Eiger akan segera mengembangkan pasar menuju beberapa negara di Asean.

Komentar

Total Komentar