NGAMPLAG, Cerita dibalik Musik Akustik

0
373

BANDUNG, infobdg.com – “When words fails, Music speaks” – Hans C. Andersen. Quotes yang menginspirasi dan menjadi dasar semua orang mencintai musik secara utuh. Wargi Bandung pernah liat seseorang sangat bahagia mendengarkan musik tanpa tahu liriknya? Itulah musik, memiliki caranya menyihir dengan rangkaian instrumen dan tangga nada yang indah. Bahkan kadang musik bisa jadi ungkapan ekspresi yang sesuai dengan yang dialami. Ketika seseorang membaca lirik dan mendalami bait perbait kemudian bisa berkata “Ieu Aing pisan!”.

Infobdg hadir di Bandung bersama kecintaan semua crew kepada Bandung. Dengan berbagai latar belakang yang berbeda dan bukan dari lingkungan musik apalagi dari keluarga musisi. Tim Infobdg lahir dengan segala perbedaannya, begitupun tentang selera musik. Mulai dari Metallica hingga Sepultura, dari The Cure hingga Suidical Tendencies, Mulai dari Nirvana hingga Foo Fighters, Mulai dari Pas Band hingga Slank, Mulai dari NOFX hingga Coheed & Cambria, dan mulai dari Koesplus, Broery Pesolima, Dewi Yoel, Pance Pondaag hingga Meggy Z.

ngamplag reuni

#NGAMPLAGSTORY – THE NAME

Tahun 90-an adalah era MTV, era Anak Muda jaman itu hanya bisa melihat musik-musik idola mereka dilayar kaca cembung. Anak Muda saat itu berharap sekali bisa melihat sang idola lewat video klip yang diputar di MTV. Salah satu acara yang paling populer saat itu adalah MTV Unplugged.

MTV Unplugged adalah program music show case yang menampilkan banyak Musisi populer yang memainkan instrumen musik akustik. Mulai dari The Corrs, Green Day, Dashboard Confessional, Saosin, dan lainnya. Di MTV Unplugged, Wargi Bandung bisa menikmati alunan akustik dari berbagai jenis musik kemudian di ubah menjadi dentuman drum yang lembut. Telinga Wargi Bandung akan dimanjakan dengan alunan nada yang indah dan bisa diresapi dengan baik sekalipun musik aslinya adalah musik cadas. Referensi musik dunia bisa diketahui dan dinikmati lewat MTV Unplugged dengan musik yang akustik.

Januari 2015, Infobdg TV memulai produksi program-program unggulan lewat video audio yang apik, informatif dan menghibur. Salah satunya tercetus ide membuat program musik dengan konsep unplugged berlokasi shooting di toko, cafe, kantor maupun industrial. Setelah konsep selesai, nama program menjadi hal penting. Beberapa option seperti Musikustik, BDGKustik dan nama lainnya sempat menjadi pilihan.

Terinspirasi MTV Unplugged yang menjadi program favorit terdahulu dan bahasa teman-teman musisi unplugged-an (baca: ngamplagan) ketika sebelum manggung, membuat kata  NGAMPLAG  menjadi kata yang paling pas dan terpilih untuk program musik di Infobdg TV.

#NGAMPLAGSTORY – FAILURE

Dengan alat, sarana dan prasarana seadanya, Infobdg memberanikan diri melakukan shooting pertama NGAMPLAG di Kitharra Music Store dan ternyata memiliki banyak sekali kendala dan kekurangan. Audio yang dihasilkan jauh dari harapan, Infobdg dan juga band yang menjadi bintang tamu pun (Afterisya Band) tidak puas dengan hasil akhir audio.

IMG_0261

#NGAMPLAGSTORY – RISING UP

Setelah episode pertama Ngamplag yang gagal, Tim Infobdg TV berbenah dan mencari solusi, khususnya pada perbaikan kualitas audio. Pembelian perlengkapan audio recording pun jadi keharusan untuk mendukung audio yang layak untuk program NGAMPLAG. Diantaranya, dua buah condenser shotgun microphone, satu buah handy portable recorder dan sebuah microphone clip on wireless. Semua alat-alat yang dibeli guna mendukung program NGAMPLAG yang lebih baik dari sebelumnya.

Dengan peralatan terbaru tersebut, Tim NGAMPLAG Infobdg TV akhirnya sudah bisa memisahkan antara suara vokal dan suara instrument yang pada awalnya menjadi kendala. Seiring waktu, NGAMPLAG bertransformasi menjadi program yang dikenal Warga Bandung menampilkan musisi-musisi yang hadir dalam bentuk akustik. Berkembangannya NGAMPLAG juga diiringi dengan bertambahnya peralatan pendukung Audio Recording yang membuat kualitas audio menjadi lebih baik. Untuk menyempurnakan program NGAMPLAG, kehadiran Music Director membuat kualitas audio, pengaturan audio untuk program NGAMPLAG menjadi sangat baik.

DCIM100GOPROGOPR0707.

DCIM100GOPROGOPR0707.

Dengan pasti, NGAMPLAG terus berinovasi. Musik NGAMPLAG menampilkan musisi-musisi yang memilki kualitas music yang baik. Beberapa musisi yang sudah menjadi pengisi di NGAMPLAG taping Infobdg TV setelah Afterisya antara lain; Parahyena, Hoolahoop, Arkarna, Danilla, dan terakhir Bisma Karisma.

Untuk mendukung program NGAMPLAG makin agar semakin dikenal masyarakat, Tim Infobdg TV sepakat membuat program NGAMPLAG berekspansi menjadi event offline berupa music gigs. Nama NGAMPLAG pun diambil sebagai nama program bulanan Infobdg. Disisi branding, mengukuhkan NGAMPLAG sebagai program musik yang tidak hanya ada di sosial media, namun juga hadir didunia nyata sebagai wadah Musisi Bandung berkarya dan berekspresi.

NGAMPLAG LIVE pertama kali sukses digelar Februari 2015 di Braga Citywalk sekaligus launching Infobdg Android Apps. Rutin setiap bulan, NGAMPLAG menggandeng musisi lokal Bandung maupun luar Bandung untuk menginspirasi para pecinta musik untuk terus bangkit dan berkarya melanjutnya regenerasi darah bermusik di tanah pasundan.

IMG_1722

Berikut adalah daftar musisi yang pernah ikut menyukseskan acara panggung NGAMPLAG live; Fiersa Besari, Afterisya, Parahyena, Anonymous, Dimasta & Friends, Danger Ranger, Glory of love, Gorilla Trampoline, Munthe, Caesar Delais, Guntur Satria, Nouveau, The Oldinary, UKEBA, GAG Instrument, Alunan Semesta, Hoolahoop, Danilla, Afterisya, Juicyluicy, Littlelute, Gabriel Mayo, Scarpaska, Parahyena, Fifty Jail, Sisi Lain, Agi Ginanjar dan Kata Kita.

Program terdekat Tim NGAMPLAG Infobdg adalah membuat NGAMPLAG FEST yang akan menghadirkan panggung yang lebih besar, lebih banyak musisi yang terlibat, lebih banyak talent musik bandung yang berpatisipasi didalamnya. Kapan? Tunggu aja ya Wargi Bandung:)

Komentar

Total Komentar