BANDUNG, infobdg.com – Sejak Senin (12/8) malam, para Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas mulai membongkar lapaknya sendiri. Pembongkaran ini masih merupakan bagian dari penataan di sepanjang kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.

Pembongkaran kios PKL Cicadas ini dimulai dari ujung sebelah timur, dekat belokan Jalan Cikutra. Sebelum dilakukan pembongkaran, para pedagang telah lebih dulu mengamankan barang-barang dagangannya.

Foto: Humas Pemkot Bandung

Asep Lukman Nulhakim, salah satu pedagang di Cicadas menyambut antusias langkah ini. Dirinya ikut membongkar lapak-lapak PKL bersama pedagang-pedagang lainnya. Asep yang sehari-harinya berjualan pakaian ini pun mengaku penataan di kawasan Cicadas telah lama dinantikan oleh para pedagang.

“Karena ini sudah kesepakatan para pedagang dengan pemerintah kota. Kami menyambut baik, ini kan renovasi istilahnya,” tutur Asep, Senin (12/8) malam, di lokasi pembongkaran kios PKL Cicadas, Bandung.

Asep yang sudah 21 tahun berjualan ini mengerti bahwa penataan merupakan solusi jangka pendek yang diberikan Pemkot Bandung. Menurutnya, para PKL harus mengikuti aturan jika terpaksa direlokasi. Asep pun bersyukur karena pendekatan persuasif dari Pemkot Bandung membuat para pedagang di kawasan Cicadas merasa terakomodir.

“Tadinya mau dipindahkan, barangkali lahannya belum tersedia. Sekarang direnov dulu biar rapih. Kalau pun dipindahkan, pedagang minta yang di sekitar Cibeunying kidul. Banyak pedagang, warga di sekitar sini juga,” bebernya.

Foto: Humas Pemkot Bandung

Menanggapi hal itu, Ketua Paguyuban PKL Cicadas, Suherman, merasa lega karena rencana penataan kios ini akhirnya terealisasi.

“Proses ini sudah berjalan lama, karena dengan kedatangan awal Kang Yana (Yana Mulyana). Bagi kami adalah satu anugerah. Sekarang akhirnya bisa terlaksana makanya kami sambut baik,” ungkap Suherman.

Suherman menyatakan, dengan pengerjaan secara bertahap para pedagang bisa menyesuaikan waktunya dengan Pemkot Bandung untuk membongkar lapak-lapaknya, sehingga kegiatan berjualan bisa tetap berlangsung.

Komentar

Total Komentar