BANDUNG, infobdg.com – Hari Bakti Pekerjaan Umum (Harbak PU) ke-74 jatuh pada hari ini, Selasa (3/12). Puncak peringatan Harbak PU ini dilaksanakan di halaman depan Kantor Dinas Bina marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Asia Afrika, Kota Bandung.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dicky Saromi, diikuti oleh pejabat Esselon II dan IV di lingkungan ke-PU-an membacakan sambutan tertulis dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dicky mengatakan, dalam lima tahun terakhir ini Indonesia telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran, seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan untuk mendukung tol laut, pembangkit listrik, dan bendungan.

“Meskipun telah bekerja keras, pembangunan infrastruktur kita belum selesai. Karena dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih tertinggal,” kata Dicky, membacakan sambutan Presiden.

Peringkat infrastruktur Indonesia di dunia berada pada posisi 74 dari 140 negara. Sementara di Asean, Indonesia berada pada posisi ke-5. Dicky menekankan, pembangunan infrastruktur harus mempunyai dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur fokus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya meningkatkan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, penciptaan lapangan pekerjaan, dan peningkatan eksport,” kata Dicky.

Oleh karena itu, lanjut Dicky, Indonesia sudah harus menghubungkan infrastuktur-infrastruktur yang tersedia dengan sentra-sentra produksi, obyek wisata, serta sentra-sentra pemasaran.

Sementara terkait pelaksanaan kegiatan Harbak PU ke-74, Kepala Dinas Marga dan Penataan Ruang, A. Koswara mengatakan, bahwa selain menyelenggarakan pertandingan olahraga dan hiburan, akan dilaksanakan pula bakti sosial berupa khitanan massal, donor darah, pemberian santunan anak yatim, dan bantuan dana pendidikan.

Komentar

Total Komentar