BANDUNG, infobdg.com – Program Desa Tani binaan Dompet Dhuafa Jabar dan Kelompok Tani Macakal di Kampung Areng, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (13/3) lalu, akhirnya telah panen perdana.

Pimpinan cabang Dompet Dhuata Jabar, Andriansyah menuturkan, pada Jumat (15/3), bahwa selumlah produk sayuran baby buncis kenya sudah siap diekspor ke Singapura. Setiap harinya, petani dapat memanen buncis sebanyak 100 kg.

“Sebanyak 12 petani binaan tersebut kami berdayakan dalam program yang bernama Desa Tani di lahan seluas 1.2 hektar di Kampung Areng, Lembang ini. Program berjalan sejak akhir tahun 2018 lalu,” kata Andriansyah.

Desa Tani merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa Jabar yang hadir untuk mengatasi masalah kesejahteraan para petani di Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung. Dalam pelaksanaannya, Dompet Dhuafa Jabar bermitra dengan Kelompok Tani Macakal untuk membantu proses ekspor ke Singapura.

“Adanya kolaborasi dengan mitra lokal diharapkan bisa semakin memudahkan dan melejitkan tujuan program,” harap Andriansyah.

Desa Cibodas terpilih sebagai lokasi program Desa Tani setelah dilakukan studi kelayakan wilayah dan penerima manfaat yang dilakukan pada bulan Oktober 2018. Potensi Desa Cibodas pun baik sebagai wilayah sentra budidaya hortikultura.

“Itulah mengapa Dompet Dhuafa memunculkan semangat bahwa kita ingin masyarakat dan petani yang ada di Desa Cibodas bisa berdaya di tanah sendiri,” ungkapnya.

Melalui Desa Tani, Dompet Dhuafa Jabar telah memberdayakan 12 kepala keluarga sebagai petani binaan yang selama dua tahun ke depan akan mendapatkan pendampingan dan dukungan modal.

 

Komentar

Total Komentar