BANDUNG, infobdg.com – PVMBG masih merekam adanya aktivitas erupsi di dalam kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu hingga Jumat (2/8) sore ini.

Berdasarkan pernyataan dari Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu, Ilham Mardikayanta, data terakhir menunjukkan terekamnya aktivitas erupsi dengan amplitudo 20-25 mm, dimana erupsi yang terjadi lebih kecil dibandingkan erupsi susulan pertama yang terjadi Kamis (1/8) malam lalu.

“Untuk sekarang masih terekam gempa-gempa erupsi, tadi kurang lebih antara 20 sampai 25 mm tapi ini sudah lebih kecil dibandingkan erupsi pukul 20.46 kemarin,” ungkap Ilham, ditemui Infobdg di Posko PVMBG Gunung Tangkuban Perahu, Jumat (2/8).

Ilham menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih merekam aktivitas tremor menerus di dalam kawah Tangkuban Perahu. “Sampai saat ini masih tremor erupsi menerus, kalau menerus, dia tidak putus, masih menerus saja, durasinya kan lama,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun saat ini, abu hasil erupsi freatik Gunung Tangkuban Perahu masih berada di seputaran kawah, tidak mencuat ke atas.

Sementara itu, Kapolres Subang, AKBP H. Muhammad Joni mengatakan, sejak erupsi susulan terjadi pada Kamis (1/8) malam, pihaknya tidak menemui laporan adanya korban jiwa maupun luka-luka.

“Pengecekkan dimulai dari tadi malam sampai pagi hari ini tidak ada memang korban jiwa maupun luka-luka, karena kegiatan yang di atas memang tutup,” ungkap Joni.

Berdasarkan pantauan Joni, erupsi susulan Gunung Tangkuban Perahu yang terjadi kali ini tidak sebesar erupsi pertamanya. Abu yang keluar dari kawah pun tidak sampai turun ke aspal-aspal. Oleh karena itu, Joni mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada.

Komentar

Total Komentar