BANDUNG, infobdg.com – Massa yang tergabung dalam Paguyuban Penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (PP NKRI), menggelar aksi solidaritas atas kasus terorisme terhadap muslim yang terjadi di Selandia Baru, Senin (18/3), di halaman gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dunia sempat dihebohkan dengan penembakan yang terjadi di Masjid di Kota Crhistchurch, Selandia Baru. Kejadian tersebut menewaskan 49 orang, pada Jumat (15/3) lalu. Aksi yang diklaim sebagai tindak terorisme ini pun mendapatkan perhatian dari umat muslim di seluruh dunia, khususnya di Kota Bandung sendiri.

“Kami sangat mengutuk tindakan pembantaian yang dilakukan secara brutal,” kata Ketua PP NKRI, Muhamad Budiman, saat ditemui Infobdg usai aksi solidaritas.

Budiman mengatakan, tindakan tersebut tidak hanya mempermasalahkan agama, tetapi juga masalah kemanusiaan yang harus disikapi dengan aksi solidaritas. “Aksi ini tak lain adalah suara keprihatinan kita atas tragedi pembantaian umat islam di Selandia Baru. Kita sebagai seorang muslim punya kepedulian,” tuturnya.

Budiman melanjutkan, pihaknya akan menutut pemerintah Selandia Baru untuk segera menyelesailan kasus tersebut. “Kalo hanya hukuman mati bagi pelaku, hal itu tidak sebanding dengan keadilan. Tapi harus diusut juga dalangnya,” tegas Budiman.

Melalui kejadian ini, Budiman berharap cap terorisme tidak dilekatkan lagi dengan Islam. “Kita diajarkan damai. Islam ini penuh kedamaian dan toleransi. Tentu kita hanya berharap tindak keadilan,” tandasnya.

Terakhir, ia mengimbau kepada seluruh umat muslim Indonesia, utamanya Kota Bandung, agar tidak terpengaruh untuk balas dendam.

 

 

Komentar

Total Komentar