BANDUNG, infobdg.com – Dalam kurun waktu satu bulan beroperasi, Jabar Saber Hoax berhasil menepis lebih dari 500 berita bohong yang tersebar di Jawa Barat. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan akrabnya, mengatakan selama satu bulan sejak diluncurkannya Jabar Saber Hoax, berbagai macam laporan berita hoax terus berdatangan.

“Untuk satu minggu ini saja ada 117 aduan. Kalau dikalikan dengan jumlah hoax satu minggu terakhir sudah 500-an,” ungkap Kang Emil, saat ditemui pada Jumat (4/1) sore di Gedung DPRD Jawa Barat.

Kang Emil memaparkan, langkah-langkah yang dilakukan tim Jabar Saber Hoax banyak menerima apresiasi tak hanya dari masyarakat Jawa Barat saja, tapi juga dari beberapa pihak. Mereka beranggapan bahwa Jabar Saber Hoax dapat dijadikan contoh dalam menjaga informasi-informasi yang beredar di dunia maya.

“Apresiasi saya dapat luar biasa dari banyak pihak. Tidak hanya Jawa Barat, ini adalah contoh proaktifnya pemerintah dalam menjaga kondusifitas,” paparnya.

Hoax, apabila ditelan mentah-mentah oleh masyarakat akan sangat merugikan, baik kerugian politik maupun ekonomi. Kang Emil menambahkan, berita hoax longsor di Garut pernah menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Hoax mengakibatkan banyaknya wisatawan yang membatalkan wisata.

“Contoh berita hoax yang longsor Garut itu mengakibatkan kerugian ekonomi, banyak wisatawan membatalkan berwisata ke sana gara-gara hoax bencana longsor, ini kan bahaya,” jelas Kang Emil.

Jabar Saber Hoax berperan untuk menangkal itu. Kang Emil berharap dengan bantuan tim Jabar Saber Hoax, masyarakat Jawa Barat dapat semakin dewasa dalam mencerna dan memilih kebenaran informasi.

Komentar

Total Komentar