BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum hari ini, Jumat (6/9), genap mencapai satu tahun dalam memimpin Provinsi Jawa Barat.

Foto: Humas Jabar

Menanggapinya, pria yang kerap disapa Emil itu mengatakan, bahwa tahun pertama kepemimpinannya merupakan tahun untuk membangun fondasi. Melalui teori demokrasi pemerintahan, Emil mengatakan bahwa hasil pembangunan fondasi baru akan terlihat pada tahun ke-3.

“Istilahnya kami (Emil-Uu) ini sedang bercocok tanam, jadi belum semuanya bisa dipanen tapi ada juga yang sudah bisa dipanen. Hasilnya itu terasa di tahun ketiga, jadi tahun pertama membangun fondasi, tahun kedua mengakselerasi, dan tahun ketiga meraih hasilnya,” ujar Emil, usai agenda Informil (Informasi Ridwan Kamil) di halaman Gedung Sate, Bandung, Jumat (6/9).

Dalam kesempatan tersebut, Emil pun menyampaikan sejumlah capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah terlihat di tahun pertama, salah satunya menyangkut pembangunan desa. Emil menjabarkan, saat ini telah ada lebih dari 500 desa di Jabar yang sudah naik status dari desa berkembang menjadi maju, bahkan kini desa berstatus sangat tertinggal sudah tidak ada.

“Kami banyak menolong desa dengan program One Village One Company (OVOC), Desa Wisata, dan Desa Digital,” sebut Emil.

Emil menyadari bahwa salah satu permasalahan di Jawa Barat adalah ketimpangan ekonomi pedesaan dan perkotaan. Oleh karena itu, 60% pembangunan di tahun pertamanya difokuskan di desa.

“Mudah-mudahan tiap tahun sampai akhir masa jabatan saya, semua desa statusnya naik jadi mandiri,” tegasnya.

Mengenai pembangunan infrastruktur, Emil mengatakan, sejumlah jalur kereta api sedang dalam proyeksi reaktivasi untuk menopang sektor pariwisata, diantaranya yang menjadi prioritas adalah jalur kereta api Banjar-Pangandaran dan Bandung-Ciwidey.

Selain itu, Emil pun turut mengajak Wargi Jabar untuk memanfaatkan teknologi di era digital saat ini sehingga dapat merasakan pelayanan yang jauh lebih baik dan cepat. Jabar Quick Response dan Jabar Sapu Bersih (Saber) Hoaks adalah bukti inovasi pelayanan Pemprov Jabar.

Foto: Humas Jabar

Beralih ke Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengaku bahwa satu tahun mendampingi Ridwan Kamil memimpin 27 kabupaten/kota, ia mendapat tantangan yang lebih besar ketimbang saat menjabat bupati. Saat menjalankan tugas, Uu pun mengaku banyak belajar kepada Ridwan Kamil. Pun dalam pembagian tugas, Uu mendapat tugas untuk mencari 10 potensi wisata di desa serta tugas yang berkaitan dengan keagamaan.

“Kang Emil selalu memberi masukan kepada saya, contohnya mencari potensi wisata yang ada di desa-desa untuk dikembangkan (Pemprov Jabar),” kata Uu.

Masih bersinergi di tahun kedua, Uu menargetkan pembangunan tetap mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan visi misi Jabar Juara Lahir Batin. Uu optimis, hingga target tersebut akan tercapai dan menunjukkan progres berarti walaupun tidak sempurna.

“Intinya dalam waktu empat tahun ke depan Insyaallah Jabar Juara Lahir Batin bisa tercapai. Kami optimis, sekalipun tidak sempurna tapi ada progres seperti infrastruktur jadi lebih baik, berkurangnya angka pengangguran, meningkatnya derajat kesehatan dan partisipasi pendidikan juga kesejahteraan, itu yang kami kejar,” tutup Uu.

Komentar

Total Komentar