Tidak Hanya Lahan Parkir, Bina Marga Pastikan Shelter Sepeda Unikom Dibangun di Lahan Publik

By on October 19, 2012 | views: 322

Bandung – Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung memastikan shelter sepeda yang berada di depan Kampus Unikom, Jalan Dipatiukur, didirikan di lahan milik publik. Hal ini membantah pernyataan dari pihak Unikom jika lahan itu adalah lahan milik kampus swasta tersebut.

“Saya sudah meminta staf saya untuk mengecek, shelter ada di area trotoar, dan trotoar itu area publik. cuma memang letaknya pas di depan Unikom,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Ahmad saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Kamis (18/10/2012).

Iming juga membenarkan bahwa pihaknya memang memberikan izin kepada komunitas bike.bdg untuk mendirikan shelter sepeda di area trotoar kampus Unikom.

“Kita memang memberikan izin pendirian shelter sepeda di area trotoar sepanjang tidak mengganggu pejalan kaki dan tidak menggunakan area taman,” ungkap Iming.

Iming berharap pihak Unikom dan komunitas BikeBdg sebagai pengelola shelter bisa mengambil langkah yang terbaik sehingga masalah ini tidak menjadi berkepanjangan.

“Mudah-mudahan bisa dimusyawarahkan, kalau kita prinsipnya akan dukung program-program yang memajukan Bandung,” ujar Iming.

Saat detikbandung mencoba konfirmasi langsung pada pihak kampus, mereka enggan memberikan keterangan. Pihak Unikom masih menunggu keterangan dari Agus Riyanto selaku kepala Biro Administrasi Umum yang saat ini sedang berada di luar kota.

Pada tanggal 12/10/2012 Agus Riyanto mengeluarkan surat dengan nomor 185/BAU/UNIKOM/X/2012 yang berisikan bahwa Unikom tidak dapat mengizinkan pendirian shelter sepeda di area Unikom karena saat ini Unikom sendiri masih kekurangan lahan parkir. Unikom akan menggunakan lahan tersebut sebagai tempat parkir kendaraan Unikom.

Sementara itu berdasarkan pantauan dari detikbandung, shelter sepeda di depan kampus Unikom didirikan di bawah area trotoar, tidak tepat berada di atas area trotoar Jalan Dipati Ukur.

Tepat belakang shelter sepeda ada sebuah parit. Jika ditarik garis lurus maka parit inilah yang membatasi antara area trotoar dan lahan milik masyarakat.

Sumber: bandung.detik.com

Glenn Sabath

For Event Media Partner & Advertising: contact@infobdg.com

Komentar

Komentar

INFOBDG.COM