Gubernur Jabar Sudah Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Berita Lainnya

Masih Tunggu Kepastian Liga 1, GBLA Siap Jadi Markas Persib Lagi

BANDUNG, infobdg.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) siap digunakan sebagai markas Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020, hal ini dijamin langsung...

Tergerus Sosmed Akibat Pandemi, DPR Minta Pemerintah Bantu Media

BANDUNG, infobdg.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia dianggap berdampak memberi tekanan pada industri media. Bahkan, sektor iklan maupun kerjasama komersil yang diperoleh media semakin...

Belanja Oleh-Oleh Bandung Sambil Makan di Sprekken Cafe & Resto by Deenhag Kleppertart

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung, siapa sih yang gak tahu toko oleh-oleh Deenhag Kleppertart? Yup! Toko kue ini sudah terkenal sejak tahun 2005 dan...

Jelang September Akhir, Jabar Catat Lebih Dari 600 Ribu Pelanggaran Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa hingga 26 September 2020 terdapat sebanyak 637.102 pelanggaran protokol kesehatan, baik dari perorangan maupun...

BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah mendaftarkan diri sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China, oleh BUMN PT Bio Farma di Kota Bandung.

Foto: Humas Jabar

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kang Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (11/8).

“Saya sudah mendaftar menjadi relawan vaksin, didaftarkan oleh tim kesehatan saya secara online. Jadi, kuitansi atau tanda bukti sudah ada nanti saya posting juga di media sosial,” beber Emil.

Terkait kelayakan sebagai relawan uji klinis vaksin oleh Bio Farma yang bekerja sama dengan Balitbangkes, BPOM, dan FK Unpad ini, Emil menyerahkan seluruhnya kepada penyelenggara untuk menilai kondisi kesehatannya.

“Mendaftar sudah, tapi diterimanya belum karena masih menunggu pengumunan dari sisi kesehatan dan lain-lain, bahwa saya layak dan siap jadi relawan. Mudah-mudahan lancar,” ujar Emil.

Apabila nantinya lolos menjadi relawan, Kang Emil mengaku akan melaksanakannya sesuai prosedur, tanpa keistimewaan apapun.

“Kalaupun tidak, saya permaklumkan karena ada faktor-faktor kesehatan yang diperhatikan,” tambahnya.

Ia menegaskan, keikutsertaannya mendaftar sebagai relawan vaksin Covid-19 tak lain agar masyarakat yakin bahwa uji klinis fase 3 dilakukan secara ilmiah.

“Jadi tidak ada istilah rakyat dikorbankan. Semua juga ikut. Maka, gubernur ikut dalam proses ini dan kalau berhasil, nanti saya sampaikan berhasil untuk diproduksi dan kalau tidak berhasil saya sampaikan kurang berhasil,” tegas Emil.

Ia berharap masyarakat Jawa Barat bisa yakin terhadap upaya pemerintah, salah satunya mengenai hadirnya vaksin Covid-19.

Untuk diketahui, proses uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac fase 3 ini akan berjalan selama enam bulan atau hingga akhir 2020. Apabila lancar, rencananya vaksin Sinovac akan mendapat izin edar dan diproduksi massal di awal 2021.

Sementara sambil menunggu tahapan uji klinis tersebut, Emil sebelumnya telah meminta masyarakat Jabar untuk terus mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun demi memutus rantai penularan Covid-19.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...