Hewan Liar Masuk Pemukiman, Diskar PB Kota Bandung Siap Atasi

Berita Lainnya

MASATA Dorong Desa Wisata Jadi Sentra Tumbuhnya Pendapatan Baru di Indoensia

BANDUNG, infobdg.com - Mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertema "Pengembangan Desa Wisata Menuju 205 Desa...

Lembaga Pendidikan Bahasa Asing Polyglota Hadir Di Bandung

BANDUNG, Infobdg.com - Sekarang, memiliki kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan. Selain menambah skill, fasih berbahasa asing pun bisa membuka peluang bisnis atau peluang-peluang lainnya....

Cegah Penyebaran Covid-19, Oded Keluarkan Inwal Penegakan Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengeluarkan Instruksi Wali Kota No 007 tahun...

Perketat Penanganan, Satgas Covid-19 Kota Bandung Bentuk 12 Tim Khusus

BANDUNG, infobdg.com - Untuk meminimalisir terjadinya penambahan covid-19 di Kota Bandung, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung membentuk dua belas tim khusus. Dibentuknya tim...

BANDUNG, infobdg.com – Tak hanya bertugas memadamkan api, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung juga ternyata bisa melayani masyarakat dalam mengatasi hewan liar yang masuk ke pemukiman warga.

Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadam dan Penyelamatan, Yusuf Hidayat, dalam gelaran Bandung Menjawab, Kamis (12/11), di Balai Kota Bandung.

Contohnya sepanjang 2020 ini, Diskar Kota Bandung telah berhasil menangani ular masuk pemukiman sebanyak 122 kasus.

“Tak hanya animal rescue, cincin susah keluar itu banyak (terjadi),” ujar Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadam dan Penyelamatan, Yusuf Hidayat, Kamis (12/11).

Menurut Yusuf, fenomena ular masuk ke pemukiman warga diakibatkan oleh perubahan musim.

“Fenomena ular ini perubahan cuaca. Biasanya musim penghujan air itu naik atau banjir. Itu terbawa ke pemukiman dari gunung sampai sungai,” jelas dia.

“Tak hanya itu, melalui sela pintu dan saluran toilet juga bisa masuk. Ada cobra, ular welang bahkan ada ular sapi. Semua ini bahaya, kita harus waspada,” lanjutnya.

Selain ular, Diskar PB juga menangani biawak, kucing, dan sarang tawon.

“Sarang tawon itu 229 laporan. Kita terdapat laporan non kebakaran sejumlah 489 laporan sampai sekarang,” ungkap Yusuf.

Ia pun mengatakan, jika ada hewan liar dan tidak bisa menanganinya, lebih baik segera menghubungi Diskar PB. Sehingga tidak membahayakan diri sendiri. Warga yang membutuhkan bisa menghubungi bantuan Diskar PB di nomor telepon 7207113.

“Kami akan melayani dalam penanganan non kebakaran. Kalau jarak jauh kejadian kita ada UPT juga,” tandas dia.

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Santap Kuliner Angkringan ala Malioboro All U Can Eat di Mercure Bandung City Centre

KULINER, infobdg.com - Ada yang baru lagi nih di Mercure Bandung City Centre! Setelah sukses dengan angkringan Kardiman, Mercure Bandung City Centre kini kembali...

Sensasi Baru Santap Kuliner Khas Jepang di Urban Ninja Japanese Fusion

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung pecinta masakan Jepang? Berarti wajib banget cobain kuliner di resto baru berkonsep Jepang yang satu ini! Adalah Urban Ninja,...

Non Kitchen & Coffee Hadir Kembali, Cafe Cozy Buat Para Milenial Bandung

KULINER, infobdg.com - Masih ingat dengan Non Kitchen & Coffee? Yup! Cafe cozy buat para milenial di daerah Simpang Lima, Ahmad Yani, Bandung ini...