BANDUNG, infobdg.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Bandung di kancah internasional. Tiga siswi SMA Pribadi Bandung, Lareyana, Nadia, dan Saraswati, sukses meraih Medali Emas sekaligus Swiss–Korea Association Award dalam ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, pada 3–6 Desember 2025.
Keberhasilan tersebut diraih melalui sebuah riset inovatif yang dikembangkan di laboratorium sekolah di bawah bimbingan Nanan Nasiroh sebagai supervisor. Karya mereka berhasil bersaing dengan berbagai inovasi dari negara lain dan mendapatkan pengakuan juri internasional.
Dalam ajang tersebut, ketiga siswi memperkenalkan inovasi berjudul “Blast the Block: Usage of Cigarette Filter and Coconut Fiber Wastes as Aggregate for Porous Concrete.” Inovasi ini berupa beton berpori yang memanfaatkan limbah filter rokok dan serabut kelapa sebagai bahan agregat alternatif dalam konstruksi.
Proyek Blast the Block menitikberatkan pada pemanfaatan limbah sebagai solusi material ramah lingkungan. Beton berpori yang dikembangkan memiliki karakteristik mampu menyerap air, sehingga dinilai memiliki potensi untuk diaplikasikan pada pengembangan material bangunan dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan.
Inovasi tersebut menarik perhatian dewan juri berkat nilai kebaruan, konsep keberlanjutan, serta peluang pengembangan lebih lanjut. Atas dasar itu, karya ini dianugerahi Medali Emas dan Swiss–Korea Association Award, sebuah penghargaan khusus yang diberikan kepada inovasi dengan potensi dampak global.
Capaian ini menjadi bukti bahwa riset yang berangkat dari lingkungan sekolah mampu menembus panggung internasional. Prestasi yang diraih oleh siswi SMA Pribadi Bandung diharapkan dapat menginspirasi pelajar lain untuk terus berinovasi, khususnya di bidang sains dan teknologi, serta berani membawa gagasan lokal ke tingkat dunia.