Kota Bandung Masih Pelajari Pedoman New Normal

Berita Lainnya

Polsek Kiaracondong Lakukan Ops Yustisi Gakplin Inpres No.6 Tahun 2020

BANDUNG, infobdgcom - Personil Polsek Kiaracondong Polrestabes Bandung melaksanakan operasi yustisi gakplin Inpres no.6 tahun 2020  bertempat di Jl.PSM Pelaksanaan operasi yustisi gakplin  yang melibatkan...

Jawa Barat Intens Tingkatkan Tes PCR

BANDUNG, infobdg.com - Merujuk pada standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jawa Barat harus melakukan tes PCR kepada 500.000 atau 1% dari jumlah penduduk. Maka...

Kapolda Jabar Tinjau Ops Yustisi Stasioner Dan Mobile Di Wilkum Polres Cimahi

BANDUNG, infobdgcom - Kapolda Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi melaksanakan peninjauan pelaksanaan Ops Yustisi Stasioner dan Mobile dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 pada...

Kapolda Jabar Resmikan Mobile Covid-19 Hunter Di Polrestabes Bandung

BANDUNG, infobdgcom - Polrestabes Bandung, Rabu (23/9) meluncurkan Mobile Covid-19 Hunter untuk menelusuri masyarakat yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 di wilayah hukum Polrestabes Bandung...

BANDUNG, infobdg.com – Kota Bandung saat ini masih mengkaji pelaksanaan “New Normal” yang rencananya mulai berlaku pada Senin (1/6) mendatang. Oleh sebab itu, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, belum mengeluarkan keputusan apapun terkait New Normal yang diikuti dengan pelonggaran di sejumlah sektor.

Ema mengakui, Covid-19 di Kota Bandung kini sudah mulai terkendali. Hal ini membuka peluang adanya relaksasi di sejumlah sektor yang saat ini masih diinventarisasi.

“Pedoman New Normal ini masih kita pelajari. Memang pengendalian pandemi sudah cukup baik. Sehingga dimensi ekonomi, sosial, keagamaan bisa kembali bergerak. Ini tengah disiapkan,” beber Ema, di Balai Kota Bandung, Kamis (28/5).

Ia menuturkan, terkendalinya penanganan Covid-19 di Kota Bandung tak terlepas dari peran Laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bekerja secara optimal. Hasilnya, Gugus Tugas dapat memantau dan memetakan sebaran virus Corona hingga tingkat kecamatan.

“Sekarang BSL-2 satu hari rata-rata 198 dari rata-rata 200, artinya sudah mendekati maksimal. Kemudian sekarang camat juga tahu mana yang ODP atau yang isolasi mandiri. Penanganan yang terpapar sudah dikelola dengan baik,” terangnya.

Meski Begitu, Ema mengingatkan, pelonggaran tidak bisa berlangsung menyeluruh. Hanya ada beberapa sektor saja yang dilonggarkan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Selain itu, pelonggaran juga perlu kesadaran tinggi dari masyarakat, seperti memerhatikan physical distancing serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Ya bertahap. Dalam kondisi seperti ini tidak mungkin tiba-tiba di angka 100%, maksimum di 60%. Tapi respon dan kesadaran masyarakat harus terbangun maksimal. Kalau kita kerja keras tetapi masyarakat tidak peduli, ya repot juga,” pungkas dia.

Ema menegaskan, kebijakan selanjutnya tetap berada di level pimpinan teratas.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...