Pastikan Keamanan Pelaksanaan Idul Adha Selama Pandemi, Ini Kata Oded

Berita Lainnya

Yana: Tempat Hiburan dan Bioskop Bisa Beroperasi Bila Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

BANDUNG, infobdg.com - Sebagai syarat agar bisa kembali beroperasi, setiap pengelolaan tempat hiburan wajib mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Hal...

Layanan Perpustakaan Dihentikan Sementara, Buka Saja E-Pustaka Bandung!

BANDUNG, infobdg.com - Situasi pandemi Covid-19 membuat beberapa pelayanan di Perpustakaan Kota Bandung ditutup sementara. Layanan yang ditutup antara lain layanan baca di tempat...

Terbatas dan Daring, Rangkaian HUT RI dan Jabar Tetap Digelar

BANDUNG, infobdg.com - Rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75 pada 17 Agustus 2020 mendatang di Jawa Barat tetap akan dilaksanakan, meski Indonesia tengah...

Long Weekend Agustusan, Satlantas Polrestabes Bandung Ketatkan Pengamanan Jalur Wisata

BANDUNG, infobdgcom - Menghadapi peningkatan jumlah kendaraan pada saat libur panjang selama Hari Kemerdekaan RI ke 75 dan Hari Tahun Baru Islam 1 Muharram...

BANDUNG, infobdg.com – Hari Raya Idul Adha tahun ini harus dilaksanakan di tengah pandemi. Untuk itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, meminta para panitia penyembelihan hewan kurban agar memperhatikan protokol kesehatan dalam bertugas. Ia ingin pelaksanaan ibadah yang melibatkan orang banyak itu tak sampai menimbulkan keresahan dari segi kesehatan.

Foto: Humas Kota Bandung

Biasanya, penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh warga didampingi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. Saat prosesi potong hewan pun, warga kerap berkumpul untuk saling membantu menyiapkan dan membagikan daging kurban kepada yang membutuhkan. Namun, situasi saat ini tidak memungkinkan untuk melibatkan banyak kerumunan.

“Karena dalam suasana Covid-19 kita harus menghindari hal-hal yang mungkin bisa menyebarkan virus Corona,” ujar Oded, Kamis (9/7).

Ia meminta protokol kesehatan berlangsung sejak akan melaksanakan salat ied, memotong hewan, hingga pembagian daging. Seluruh pihak harus bekerja sama agar taat protokol kesehatan.

“Saat pemotongan hewan kurban pastikan hewan kurban itu dibeli dengan sehat dan cukup secara syar’i (aturan). Karena kalau hewan kurbannya tidak cukup secara syar’i, itu bisa tidak afdhal,” pesan Oded.

Demikian pula saat memotong hewan kurban. Oded meminta seluruh warga yang membantu pemotongan hewan menggunakan masker dan membawa alat masing-masing.

“Ketika memotong daging dan tulang, pastikan alat-alat pemotong, kapak, golok itu pastikan steril dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

“Di dalam pelaksanaan pemotongan, harus memperhatikan social distancing. Tidak boleh saling pinjam alat karena khawatir (terjadi penularan bakteri), harus membawa sanitizer,” tambah dia.

Panitia juga harus memperhatikan teknis pembagian daging kurban. Sebisa mungkin, pembagian daging tidak menimbulkan kerumunan massa. Prinsip jaga jarak harus ditegakkan.

“Saya berharap baik kepada panitia harus hati-hati untuk membuat protokol kesehatan dengan baik. Juga kepada masyarakat yang nanti akan mendapatkan manfaat dari hewan kurban itu harus mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...