Pemkot Bandung Beri Izin Resepsi Pernikahan, Ini yang Harus Diperhatikan!

Berita Lainnya

Peringati HUT RI, Warga Diimbau Serentak Bunyikan Sirine Pada 17 Agustus 2020

BANDUNG, infobdg.com - Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75 tinggal menghitung hari. Pada Senin, 17 Agustus mendatang, Warga Kota Bandung diimbau untuk membunyikan sirine...

Digelar Sampai Akhir September, Ini Sederet Promo Acer Day 2020

BANDUNG, infobdg.com - Wargi Bandung pecinta produk Acer? Pas banget! Karena tahun ini, gelaran rutin Acer Day bakal berlangsung sampai akhir September 2020. Acer Day...

Ridwan Kamil Pimpin Safari Kebhinekaan Pertama di Jabar

INDRAMAYU, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memimpin safari kebhinekaan pertama di Jabar yang digelar mulai dari Islamic Centre Indramayu, Vihara Dharma Rahayu,...

Konflik PERSIB dan 36 PS Memanas, Ini Tanggapan Eko Maung

BANDUNG, infobdg.com - Konflik antara 36 Persatuan Sepak Bola (PS) dengan PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) kini tengah mencuat ke publik. 36 PS disebut...

BANDUNG, infobdg.com – Pemkot Bandung telah memberikan izin digelarnya resepsi pernikahan di masa pandemi. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung ini berpesan, agar penyedia jasa pernikahan atau atau Wedding Organizer (WO) menerapkan standarisasi protokol kesehatan yang sangat ketat.

Foto: Humas Kota Bandung

Banyak hal yang wajib dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat agar pesta pernikahan tak berujung penyebaran Covid-19. Yana menuturkan, para penyelenggara dan keluarga harus disiplin dalam menata tempat agar semua yang hadir tetap bisa menjaga jarak. Penyelenggara juga wajib menyediakan beragam sarana penunjang protokol kesehatan, termasuk harus cermat mengatur waktu kedatangan tamu agar tidak terjadi kerumunan.

“Kita tidak tahu tamu yang datang itu dari mana? Apakah dari zona merah atau bukan? Kita tidak tahu. Makanya standar protokol kesehatan harus ketat,” tegas Yana, saat menghadiri simulasi resepsi pernikahan di HIS Kologdam Grand Ballroom, Minggu (28/6).

Yana mengapresiasi keseriusan para pengusaha WO untuk menyelenggarakan simulasi resepsi di tengah pandemi Covid-19 ini. Namun, masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus dilengkapi.

“Karena pernikahan itu interaksi orangnya cukup banyak, jadi harus sangat ketat protokol kesehatannya. Kurangnya, sedikit demi sedikit sambil jalan diperbaiki bertahap,” ujar dia.

Salah satu masukannya, Yana meminta upacara adat ditiadakan terlebih dahulu.

“Pada tahap awal sebaiknya tidak diselenggarakan upacara adat yang menyita waktu. Karena kita minta penyelenggara atau keluarga untuk membagi waktu,” katanya.

Yana pun meminta agar penyelenggara resepsi menyediakan tempat duduk sesuai jumlah minimun 30% dari kapasitas gedung agar tamu di dalam gedung akan lebih mudah terpetakan.

“Jangan dulu standing party. Karena kalau berdiri itu tidak ketahuan jumlahnya. Harus duduk sehingga bisa kelihatan jumlahnya sesuai kapasitas maksimum,” tandas Yana.

 

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...