Pemkot Bandung Segel Dua Kafe di Dago Yang Buka Melebihi Jam Operasional

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Masih Tunggu Kesiapan Tempat Hiburan Untuk Kembali Beroperasi

BANDUNG, infobdg.com – Sampai saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji terkait pemberian relaksasi kepada tempat hiburan untuk kembali beroperasi. Sebab, berdasarkan hasil...

Brawijaya Clinic Bandung Kini Hadirkan Layanan Persalinan

BANDUNG, infobdg.com - Brawijaya Clinic Bandung yang berlokasi di Jl KH Ahmad Dahlan (Banteng) No 40 Buah Batu, kini resmi meluncurkan layanan terbarunya, yaitu...

Edukasi Menabung Sejak Dini, OCBC NISP Luncurkan Gerakan #SAVE20 by Nyala

BANDUNG, infobdg.com - Bank OCBC NISP semakin giat untuk melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan, terlebih di masa pandemi seperti saat ini. Berdasarkan survey, salah...

Kota Bandung Mulai Terapkan Denda Bagi Warga Tanpa Masker 

BANDUNG, infobdg.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akhirnya aturan terkait denda administratif sebesar Rp 100.000 bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker di area...

BANDUNG, infobdg.com – Dua kafe di Jalan Ir. H. Juanda disegel Pemerintah Kota Bandung sebab beroperasi melebih batas waktu operasional, sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proposional. Kedua kafe tersebut yakni Gedogan Kopi dan Warung Aceh Kemang.

Foto: Humas Kota Bandung

Penyegelan yang dilakukan merupakan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan Wakil Wali Kota bandung, Yana Mulyana, pada Rabu (10/6) malam.

“Malam ini kami menindak dua kafe yang sudah melanggar ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwal). Karena saat ini dalam situasi PSBB proposional maka kita langsung tindak tegas dalam bentuk penyegelan,” terang Yana.

Yana menegaskan, seluruh kafe tak terkecuali hanya bisa melayani dine in (makan di tempat) sampai pukul 18.00 saja. Sementara pelayanan take away (dibawa pulang) bisa sampai pukul 20.00.

“Tapi kita lihat di sini masih banyak yang dine in. Padahal sudah pukul 21.00,” katanya.

Ia berujar, pihaknya terus berupaya memutus penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan pengawasan secara rutin, sekaligus menindak tegas kepada pelaku usaha yang melanggar aturan.

“Apabila masih ada yang melanggar, kita tindak tegas dengan menyegel tempat tersebut. Bila dibiarkan maka berpengaruh terhadap standar protokol kesehatan yang dapat menimbulkan kerumunan,” pungkas Yana.

Yana berharap, tak hanya pengusaha, tetapi juga masyarakat harus mengikuti aturan pemerintah. Apalagi, saat ini Kota Bandung masih berada di zona kuning Covid-19 atau cukup berat.

“Kita harus bersabar. Semua ini semata-mata untuk menghentikan pandemi. Kalau sekarang masih juga banyak yang bandel maka kita akan tutup lagi,” tandas dia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...