Pertahankan Swasti Saba, Bandung Kejar 100% ODF

Berita Lainnya

Dadar Banjoer, Kreasi Masakan Rumahan Telor Dadar dan Kuah Gulai

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung! Mimin baru aja nemuin kuliner rumahan unik di daerah Jalan Merdeka nih, namanya Dadar Banjoer! Dari namanya aja udah pasti...

Mencicipi Olahan Ayam Tulang Lunak ala Hayam Negonk, Bikin Nagih!

KULINER, infobdg.com – Mencari kuliner Ayam Goreng di Kota Bandung sih sudah biasa. Banyak pedagang yang menjual ayam goreng hampir di setiap sudut kota,...

Accor Luncurkan Kompleks Hotel Bermerek Pertama di Bandung bersama Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central

ARTIKEL, infobdg.com – Kota Bandung kini memiliki kompleks hotel multi-merek perdana yang menampilkan Pullman Bandung Grand Central dan ibis Styles Bandung Grand Central. Kedua...

Nyobain Kuliner Street Food ala Korea di Gildak Bandung

KULINER, infobdg.com – Semakin nge-hype nya budaya Korea di Indonesia semakin membuat kita penasaran, iya gak sih Wargi Bandung? Apalagi kalau soal jajanan pinggir...

BANDUNG, infobdg.com – Dalam rangka mempertahankan predikat Swasti Saba, Forum Bandung Sehat (FBS) fokus mengejar target 100 persen Open Defecation Free (ODF), atau bebas buang air besar sembarangan. Hal itu menjadi indikator baru dalam mewujudkan kota sehat dari pemerintah pusat.

Foto: Humas Pemkot Bandung

Kepala Bagian Pelayanan Sosial Sekretariat Provinsi Jawa Barat, Supriadi mengatakan, ODF menjadi syarat mutlak untuk bisa mendapatkan apresiasi Swasti Saba dari Kementerian Kesehatan.

“(ODF) ini menjadi indikator baru yang harus terpenuhi, kami berharap mudah-mudahan Kota Bandung bisa mencapai target,” ujar Supriadi.

Dengan penambahan indikator ini, Kota Bandung yang pernah mendapatkan beberapa kali predikat Swasti Saba, seperti Swasti Saba Padapa tahun 2013, Swasti Saba Wiwerda tahun 2015, dan Swasti Saba Wistara tahun 2017 harus berjuang lebih keras untuk dapat mempertahankan predikat itu.

Walaupun menjadi tantangan baru, namun Ketua FBS Siti Muntamah Oded mengaku pihaknya sejak tahun lalu tengah berupaya mewujudkan 100% ODF di Kota Bandung. Adapun gerakannya sudah dimulai sejak awal tahun ini.

“Covid-19 memang membuat beberapa hal sedikit terkendala. Namun kami sedang berupaya untuk mencapai target ODF 85% sampai akhir tahun ini,” jelas istri Wali Kota Bandung itu.

Siti pun mengaku memperoleh dukungan komitmen dari seluruh stakeholder di Kota Bandung agar target tersebut tercapai dengan cepat.

Menurut penilaiannya, masyarakat Kota Bandung memiliki semangat yang cukup tinggi untuk melepaskan diri dari kebiasaan membuang limbah domestik sembarangan. Bahkan, warga pun secara swadaya bergotong royong untuk membangun septic tank di rumahnya masing-masing.

“Sistemnya ada yang patungan. Jadi warga meminjam uang untuk membangun septic tank, lalu dia membayar dengan mencicil. Uang yang terkumpul itu dibuatkan septic tank lagi untuk warga yang lain, ada yang seperti itu,” ungkap Siti.

Tidak hanya memperhatikan pandemi Covid-19, FBS dan Tim Pembina Kota Sehat Kota Bandung juga memberikan perhatian terhadap penyebaran penyakit lain, seperti demam berdarah dan TBC.

“Itu juga kita perhatikan,” cetus Siti.

Selain itu, Siti pun menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung telah mencanangkan ODF, penanganan stunting, juga Kang Pisman sebagai fokus pembangunan tahun 2021.

“Fokus pembangunan itu sudah dicanangkan dan disosialisasikan. Tiga hal itu menjadi prioritas,” pungkasnya.

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Dadar Banjoer, Kreasi Masakan Rumahan Telor Dadar dan Kuah Gulai

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung! Mimin baru aja nemuin kuliner rumahan unik di daerah Jalan Merdeka nih, namanya Dadar Banjoer! Dari namanya aja udah pasti...

Mencicipi Olahan Ayam Tulang Lunak ala Hayam Negonk, Bikin Nagih!

KULINER, infobdg.com – Mencari kuliner Ayam Goreng di Kota Bandung sih sudah biasa. Banyak pedagang yang menjual ayam goreng hampir di setiap sudut kota,...

Nyobain Kuliner Street Food ala Korea di Gildak Bandung

KULINER, infobdg.com – Semakin nge-hype nya budaya Korea di Indonesia semakin membuat kita penasaran, iya gak sih Wargi Bandung? Apalagi kalau soal jajanan pinggir...