BANDUNG, infobdg.com — Pizza Hut Indonesia menutup rangkaian perayaan satu dekade Pizza Maker Junior (PMJ) dengan mengajak anak-anak mengenal perjalanan bahan pangan, mulai dari kebun hingga diolah menjadi pizza.
Kegiatan bertajuk Pizza Maker Junior Farm Visit itu digelar di Kelompok Tani Sumber Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat, pada September 2026. Anak-anak diperkenalkan dengan proses budidaya paprika, mulai dari penanaman, perawatan hingga panen.
Setelah melihat langsung proses pertanian, peserta kemudian melanjutkan kegiatan di Pizza Hut Kota Baru Parahyangan. Mereka diajak membuat Super Supreme Pizza menggunakan berbagai bahan, termasuk paprika yang sebelumnya mereka lihat dan pelajari di kebun.
Local Store Manager Pizza Hut Indonesia, Herryady, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar yang selama ini dihadirkan melalui Pizza Maker Junior.
“Selama 10 tahun, Pizza Maker Junior telah menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar dan berkreasi melalui pengalaman membuat pizza. Sebagai puncak perayaan satu dekade Pizza Maker Junior, kami ingin memperluas pengalaman tersebut melalui rangkaian kunjungan ke pertanian Pizza Hut Indonesia di berbagai wilayah,” ujar Herryady.
Menurutnya, rangkaian kunjungan tersebut tidak hanya dilakukan di Bandung, tetapi juga akan dilanjutkan ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Anak-anak diajak melihat langsung bagaimana bahan makanan yang mereka konsumsi sehari-hari ditanam dan dipersiapkan sebelum akhirnya menjadi bagian dari hidangan.
Ketua Kelompok Tani Sumber Tani Mulya, Dedey, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan anak-anak menjadi kesempatan untuk mengenalkan dunia pertanian secara langsung kepada generasi penerus.
“Kami senang anak-anak bisa datang dan melihat langsung bagaimana paprika ditanam dan dirawat sampai siap dipanen. Biasanya mereka mengenal paprika setelah sudah menjadi bagian dari makanan, jadi lewat kegiatan ini mereka bisa tahu bahwa ada proses yang cukup panjang sebelum bahan tersebut sampai ke meja makan,” kata Dedey.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan 10 tahun Pizza Maker Junior yang mengusung semangat “Create, Care, and Appreciate”.

Selama satu dekade, program edukasi tersebut disebut telah memberikan pengalaman kepada lebih dari 5 juta anak di Indonesia. Melalui aktivitas membuat pizza, anak-anak tidak hanya diajak berkreasi, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai bahan makanan.
Selain Farm Visit, Pizza Hut Indonesia sebelumnya menggelar kegiatan edukasi bersama TUKR untuk mengenalkan pengolahan minyak jelantah secara lebih bertanggung jawab. Pizza Hut Indonesia juga berkolaborasi dengan Play-Doh melalui paket yang memadukan pengalaman menikmati Pizza Hut dengan aktivitas kreatif.
Kunjungan ke kebun juga menjadi sarana untuk mengenalkan program Pizza Hut Peduli Petani yang merupakan bagian dari CSR Pizza Hut Peduli 8P.
Program tersebut berfokus pada pemberdayaan petani lokal sekaligus menjaga ketersediaan bahan pertanian berkualitas untuk kebutuhan Pizza Hut Indonesia.
Melalui program tersebut, Pizza Hut Indonesia memberikan dukungan berupa modal usaha, pendampingan teknis hingga komitmen pembelian hasil pertanian dengan harga yang lebih stabil.
Program itu juga menerapkan prinsip Good Agriculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP) untuk mendukung proses budidaya, menjaga kualitas serta keamanan pangan, dan mendorong praktik pertanian yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Sejak 2013, Pizza Hut Indonesia tercatat telah bermitra dengan lebih dari 243 petani di 15 area pertanian yang tersebar di Jawa, Bali, dan Sulawesi.
Kemitraan tersebut mencakup hampir 3 hektare lahan pertanian dengan lebih dari 100 greenhouse. Komoditas yang dihasilkan antara lain paprika, buncis, tomat dan selada romaine.
Saat ini, 100 persen paprika dan tomat yang digunakan di Pizza Hut Restaurant disebut berasal dari petani lokal.
Sementara itu, Kelompok Tani Sumber Tani Mulya telah bergabung dalam program Pizza Hut Peduli Petani selama sekitar tujuh tahun. Kelompok tani tersebut memasok paprika untuk kebutuhan Pizza Hut Indonesia di wilayah Bandung.
Hingga kini, seluruh kebutuhan paprika untuk 43 outlet Pizza Hut Restaurant, Pizza Hut Delivery dan Pizza Hut Ristorante di Bandung menggunakan hasil pertanian petani binaan.
Kedekatan lokasi pertanian dengan outlet juga membuat distribusi bahan pangan lebih efisien sekaligus memudahkan pemantauan kualitas hasil pertanian.
Pizza Hut Indonesia menyatakan akan terus mengembangkan Pizza Maker Junior sebagai ruang bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi dan mengeksplorasi hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.***

