Thursday, July 9, 2020
More

    PSBB Proporsional Tak Diperpanjang, Jabar Sambut Masa AKB

    Berita Lainnya

    UNJANI Gelar Pengambilan Sumpah dan Janji Terhadap 201 Lulusan Prodi Profesi Apoteker

    BANDUNG, infobdg.com - Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) melaksanakan pengambilan Sumpah dan Janji Apoteker terhadap 201 orang lulusan Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker Fakultas...

    Bansos Tahap II Provinsi Jabar Segera Disalurkan

    BANDUNG, infobdg.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat, Dodo Suhendar, memastikan Bantuan Sosial (Bansos) Jabar tahap II akan mulai disalurkan per Kamis (9/7)....

    Satreskrim Polrestabes Bandung Ungkap Kasus Penipuan Oknum Polisi Gadungan

    BANDUNG, infobdg.com - Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan dengan modus tersangka mengaku sebagai petugas Kepolisian yang terjadi di...

    Pemkot Bandung Masih Pertimbangkan Pembukaan Tempat Hiburan

    BANDUNG, infobdg.com - Ada sekitar 10.000 orang yang ikut terdampak akibat tutupnya tempat hiburan di Kota Bandung. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung,...

    BANDUNG, infobdg.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional di beberapa daerah di Jawa Barat yang berakhir Jumat (26/6) ini, diputuskan untuk tidak diperpanjang.

    Hal ini dipastikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Ridwan Kamil. Ia mengatakan, kabupaten/kota di Jawa Barat akan memasuki penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Namun tetap, untuk kawasan Bodebek (Bogor, Depok, dan Bekasi) masih memberlakukan PSBB transisi mengikuti DKI Jakarta yang dijadwalkan hingga awal Juli 2020 mendatang.

    Penetapan AKB di seluruh daerah Jabar akan disertai dengan pengendalian risiko penularan Covid-19 yang komprehensif. Pengetesan masif secara intens pun dilakukan, serta kesiapan layanan kesehatan konsisten ditingkatkan.

    “PSBB yang skala Jawa Barat (tidak diperpanjang) dan dilanjutkan pada kebijakan-kebijakan lokal, kecuali Bodebek masih terus sampai tanggal 2 atau 4 Juli mengikuti jadwal di Jakarta,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Bandung, Jumat (26/6).

    Emil memutuskan, seluruh daerah di Jabar 100% melakukan AKB dengan pembatasan yang sesuai level kewaspadaan. Keputusan tersebut diambil sebab angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19 di Jabar konsisten di bawah 1 selama enam pekan terakhir.

    “Angka reproduksi Covid-19 sudah di bawah satu selama enam minggu, artinya walaupun judulnya AKB, kewaspadaan tidak turun,” imbuh dia.

    Kewaspadaan itu diwujudkan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dan pengetesan masif di sejumlah titik.

    “Jadi improvisasi untuk melakukan lokalisir-lokalisir di desa, kelurahan skala mikro, pembatasan terus dilakukan,” tandas Emil.

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Kuliner Bandung #DirumahAja

    Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

    KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

    Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

    KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

    Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

    KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...