Veteran di Kota Bandung Ikut Berjuang Lawan Covid-19

Berita Lainnya

Masih Tunggu Kepastian Liga 1, GBLA Siap Jadi Markas Persib Lagi

BANDUNG, infobdg.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) siap digunakan sebagai markas Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020, hal ini dijamin langsung...

Tergerus Sosmed Akibat Pandemi, DPR Minta Pemerintah Bantu Media

BANDUNG, infobdg.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia dianggap berdampak memberi tekanan pada industri media. Bahkan, sektor iklan maupun kerjasama komersil yang diperoleh media semakin...

Belanja Oleh-Oleh Bandung Sambil Makan di Sprekken Cafe & Resto by Deenhag Kleppertart

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung, siapa sih yang gak tahu toko oleh-oleh Deenhag Kleppertart? Yup! Toko kue ini sudah terkenal sejak tahun 2005 dan...

Jelang September Akhir, Jabar Catat Lebih Dari 600 Ribu Pelanggaran Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa hingga 26 September 2020 terdapat sebanyak 637.102 pelanggaran protokol kesehatan, baik dari perorangan maupun...

BANDUNG, infobdg.com – Meski sudah memasuki usia lanjut, para veteran di Kota Bandung tetap ikut berjuang melawan pandemi Covid-19. Hal ini membuat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, memberikan apresiasi tinggi atas semangat juang veteran yang masih membara hingga sekarang.

Oded melihat kehadiran para veteran untuk melaksanakan upacara peringatan hari veteran nasional ini memberikan banyak pelajaran. Selain sebagai penghormatan terhadap sejarah, namun juga menjadi cerminan terhadap keteladanan, kedisiplinan, dan cinta tanah air.

“Kalau kita lihat perjuangan mereka ketika dulu zaman penjajah menghadirkan kemerdekaan. Ini keteladanan dari mereka semangat di dalam perjuangan harus kita terus teladani,” ucap Oded, usai upacara peringatan Hari Veteran Nasional di halaman Kantor LVRI Kota Bandung, Jalan Aceh, Senin (10/8).

“Terutama dari sikap mereka dalam menghadapi pandemi memberikan edukasi dan ikut disiplin,” tambahnya.

Bagi Oded, pelajaran paling mendasar dari para veteran ini adalah kedisiplinan mereka dalam memelihara kebugaran tubuh. Hal ini sangat relevan dengan kondisi kekinian di Indonesia yang tengah berjuang melawan musibah kesehatan.

Meski tergolong pada kategori rentan terpapar, namun Oded sangat salut dengan semangat para veteran yang tampak antusias dan khidmat ketika mengikuti jalannya upacara. Ia pun meyakini para pejuang Indonesia ini juga tangguh ketika ikut berjuang menghadapi Covid-19.

“Ini menjadi cerminan bagaimana para veteran dalam menjaga kesehatan sangat luar biasa. Ini menjadi pelajaran bagi kita para junior,” kata Oded.

Oded pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para veteran yang sudah ikut disiplin menjaga protokol kesehatan. Bahkan, kaum lansia ini turut andil dalam memberikan edukasi kepada masyarakat guna memutus rantai penyebaran virus Corona.

“Para veteran ini walaupun sudah lansia tapi menghadapi pandemi mereka terus ikut berperan serta mengikuti program pemerintah. Mulai dari disiplin diri di keluarga sampai ikut mengedukasi masyarakat,” ungkap dia.

Sementara itu, dikatakan Ketua LVRI Kota Bandung, Patmo, bahwa pihaknya berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendorong upacara peringatan hari veteran nasional sehingga bisa terlaksana. Sebab sebelumnya, acara ini sempat akan diurungkan karena pandemi Covid-19.

Meski begitu, Patmo memastikan, acara tetap menerapkan standarisasi protokol kesehatan yang sangat ketat. Sehingga, para pesertanya pun ikut dibatasi.

Patmo menyebutkan, sekarang di Kota Bandung terdata sebanyak 1.448 anggota LVR dari beragam kategori. Kemudian, terdata 517 orang warakawuri atau istri dari para pejuang yang sudah gugur.

“Mereka yang datang ini ketua ranting di 30 kecamatan aja, undangan saya batasi dan peserta juga kita batasi. Tiga miggu lalu 30 anggota kita ikuti tes swab dan hasilnya negatif, karena saya sudah menginstrksikan para anggota untuk mengikuti potokol kesehatan,” kata Patmo.

Patmo mengungkapkan, perjuangan di saat pandemi Covid-19 ini tidaklah mudah. Karena bangsa Indonesia harus berhadapan dengan sesuatu yang tak kasat mata.

“Berat sekarang, karena sekarang itu kita berjuang musuhnya tidak kelihatan, beda dengan seperti penjajah dulu. Sekarang karena musuh tidak kelihatan, kita pakai cara supaya waspada mengikuti protokol kesehatan,” tandas Patmo.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...