{"id":14448155106,"date":"2012-02-03T00:07:30","date_gmt":"2012-02-02T17:07:30","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infobdg.com\/v2\/?p=14448155106"},"modified":"2012-02-03T00:07:30","modified_gmt":"2012-02-02T17:07:30","slug":"larcenciel-20th-anniversary-world-tour-in-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/larcenciel-20th-anniversary-world-tour-in-jakarta\/","title":{"rendered":"L\u2019Arc~en~Ciel 20th Anniversary World Tour in Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/Poster-Konser-Laruku-2-Mei-2012-di-Senayan-Jakarta-Indonesia1.jpg\"><img alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14448155110\" src=\"http:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/Poster-Konser-Laruku-2-Mei-2012-di-Senayan-Jakarta-Indonesia1.jpg\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"834\" srcset=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/Poster-Konser-Laruku-2-Mei-2012-di-Senayan-Jakarta-Indonesia1.jpg 590w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/Poster-Konser-Laruku-2-Mei-2012-di-Senayan-Jakarta-Indonesia1-212x300.jpg 212w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/Poster-Konser-Laruku-2-Mei-2012-di-Senayan-Jakarta-Indonesia1-297x420.jpg 297w\" sizes=\"auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Jakarta<\/strong> &#8211; Twitter mendadak heboh, beredar kabar bahwa band kenamaan asal Jepang \u201d<strong>L\u2019Arc~en~Ciel<\/strong>\u201d akan menggelar konser di Jakarta. Sudah sejak lama para penggemar band rock punk asal Osaka itu, menginginkan mereka untuk tampil di tanah air. Kabar rencana kedatangan \u201dL`arc-en- Ciel\u201d atau juga sering disebut \u201dLaruku\u201d itu sendiri dipicu oleh postingan Twitter salah sorang staf Sony Music, label yang menaungi \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d di Indonesia.<\/p>\n<p>Simpang siur berita tentang rencana konser di Jakarta terkuak sudah. Marygops Studios dan Midas Promotion selaku promotor memastikan bahwa Laruku akan menggebrak panggung musik Tanah Air pada tanggal 2 Mei 2012 mendatang. Mereka akan beraksi di Lapangan D Senayan, lewat tur konser yang bertajuk \u201d<strong>L\u2019Arc~en~Ciel 20th Anniversary World Tou<\/strong>r\u201d. Harga tiket yang dipasang untuk konser tersebut, sebagai berikut:<\/p>\n<blockquote><p><strong>VIP Package<\/strong>: Rp 1,2 juta (termasuk premium festival tiket, official merchandise, souvenir tiket, early entry privilege)<br \/>\n<strong>Premium Festival<\/strong>: Rp 850 ribu<br \/>\n<strong>Regular Festival<\/strong>: Rp 500 ribu<\/p><\/blockquote>\n<p>Penjualan tiket akan mulai dibuka pada Sabtu ini, 28 Januari 2012 tepat pukul 10.00 WIB. Pembelian juga dapat dilakukan secara online melalui www.rajakarcis.com atau bisa juga di nomor telepon 021 \u2013 828 2137. Selain itu bisa juga melalui www.tiket.com mulai hari Selasa depan tanggal 31 Januari 2012 lewat nomor 021 \u2013 7020 6888.<\/p>\n<p>Shanee Harjani, Managing Director Marygops Studios dan Peter Harjani selaku Project and Creative Director dari Marygops Studios menyebutkan, bahwa konser yang dihelat dalam rangka peluncuran album terbaru \u201d<em>Butterfly<\/em>\u201d dan perayaan keeksistensian Laruku selama dua dekade di industri musik ini, nanti akan ditunjang dengan peralatan yang canggih yang dijamin akan memuaskan penggemarnya yang datang ke konser nanti.<\/p>\n<p>Pengusungan nama \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d yang diambil dari bahasa Perancis yang berarti \u201dThe Rainbow\u201d atau pelangi, mungkin bagi orang Jepang sendiri agak susah untuk disebutkan, maka itu mereka mempunyai sebutan lain untuk nama bandnya ini, \u201dLaruku\u201d.<\/p>\n<blockquote><p>Band yang semula diawaki <strong><a href=\"http:\/\/informasitips.com\/hyde-laruku-luncurkan-autobiography\" target=\"_blank\">Hyde<\/a><\/strong> aka Hide (Vocal, Guitar), Tetsuya alias Tetsu (Bass, Backing vocal), Hiro (Guitar) dan Pero (Drums) ini dibentuk di Osaka, Jepang pada Februari 1991, mengusung aliran musik Alternatif Rock, Pop Rock, Progresif Rock dan Art Rock. Setelah setahun memasuki ranah industri musik dan telah mempunyai nama yang cukup dikenal di Osaka, sang gitaris, Hero meninggalkan Laruku pada 12 Juni 1992. Kemudian Tetsuya meyakinkan temannya, Ken, yang saat itu sedang mengambil studi arsitektur di Nagoya Institute of Technology untuk mengisi posisi lowong yang ditinggalkan oleh Hiro, dan akhirnya ia setuju untuk bergabung sebagai gitaris Laruku. Tapi, lagi \u2013 lagi mereka ditinggalkan oleh sang drummer, Pero, pada 30 Desember 1992, dan karena itu posisinya itu langsung digantikan oleh Sakura pada tahun 1993.<\/p>\n<p>Dengan formasi tersebut Laruku merilis album debut mereka \u201dDune\u201d dibawah indie label \u201dDanger Crue\u201d. Album ini sukses dan langsung memuncaki tangga lagu indie, Oricon, kesuksesan mereka membuatnya dilirik oleh beberapa major label. Dan pada 1994 mereka bergabung dengan \u201dSony\u201d dan merilis album keduanya, \u201dTierra\u201d. Dan berturut \u2013 turut \u201dHeavenly\u201d (1995) dan \u201dTrue\u201d (1996) menjadi jawara dengan penjualan sebanyak satu juta kopi.<\/p>\n<p>Prahara menimpa Laruku pada bulan Februari 1997, dimana sang drumer, Sakura, kedapatan mengonsumsi heroin, dan ia pun dipenjara atas kasusnya itu. Kemudian lewat pemberitahuan resmi akhirnya ia mengumumkan keluar dari band pada 4 Oktober 1997. Selama beberapa saat \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d menjadi trio, dengan membentuk \u201dThe Zombies\u201d yang selain memainkan lagu \u2013 lagu sendiri juga membawakan cover version dari band \u2013 band lain, salah satunya lagu milik Marilyn Manson, \u201dIrresponsible Hate Anthem\u201d.<\/p>\n<p>Dan kembalinya \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d dari vakumnya ditandai dengan konser mereka bergelar \u201cReincarnation 97 Live in Tokyo Dome\u201d yang mencatatkan rekor penjualan tiket yang sold out hanya dalam waktu empat menit! Penampilan mereka di Tokyo Dome itu dihadiri 56.000 orang. Saat itu mereka memakai jasa Yukihiro (mantan drummer \u201dZi:Kill\u201d dan \u201dDie In Cries\u201d) sebagai penabuh drum Laruku. Di tahun yang sama pula, mereka merilis singel \u201dNiji\u201d, singel pertama semenjak Sakura keluar dari band, dan memasukkan nama Yukihiro sebagai additional member. Namun tak lama setelah singel dirilis Yukihiro akhirnya direkrut menjadi penggebuk drum resmi \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d. Dan formasi inilah yang akhirnya tetap bertahan sampai saat ini.<\/p>\n<p>Pada 14 Maret 2001 Laruku merilis album \u201dClicked Singles Best 13\u201d, yang spesialnya adalah mereka mempersilakan penggemarnya memilih 12 lagu untuk dimasukkan ke dalam album tersebut secara online di seluruh Asia. Selain itu, Laruku juga sempat beberapa kali mengisi soundtrack untuk film, diantaranya film anime Rurouni Kenshin, juga mengisi closing theme untuk film \u201dFinal Fantasy: The Spirits Within\u201d berjudul \u201dSpirit Dreams Inside\u201d. Setelah itu mereka rehat sejenak dan para anggota band banyak yang mengerjakan proyek solonya. Ken mendirikan \u201dSons of All Pussys\u201d bersama dengan mantan drumer Laruku, Sakura. Tetsuya membentuk \u201dTetsu69\u201d dan Yukihiro melahirkan band \u201dAcid Android\u201d. Sedangkan sang vokalis yang selalu nampak misterius, Hyde merilis dua album solo, \u201dRoentgen\u201d dan \u201d666\u201d dan ia juga sempat bermain film berjudul \u201dMoon Child\u201d bersama penyanyi terkenal Jepang lainnya \u201dGackt\u201d (Gakuto) dan penyanyi papan atas Taiwan \u201dWang Lee Hom\u201d. Film Moon Child ini berbau dunia kegelapan, vampire. Nampaknya ini sejalan dengan Hyde yang memang selalu tertarik dengan dunia kegelapan, salah satu contohnya adalah ketika ia juga sempat membentuk band bernama \u201dVAMPS\u201d dan judul beberapa lagu di Laruku maupun proyek solo lainnya yang bertema kegelapan.<\/p>\n<p>Juni 2003, Laruku menggelar tujuh konser di Tokyo yang bertajuk \u201dShibuya Seven Days\u201d, sekaligus mengumumkan akan segera merilis album terbaru mereka, setelah vakum cukup lama akibat proyek solo masing \u2013 masing personilnya. Sebagai pemanasan, mereka merilis singel pertama \u201dReady Steady Go\u201d dibulan Februari 2004, dan langsung menduduki puncak chart Oricon setelah tiga tahun \u2019menghilang\u2019. Tak hanya di Jepang lagu ini pun juga tenar ke seluruh Asia. Karena itulah, Ready Steady Go juga dipakai sebagai lagu pembuka dalam anime populer \u201dFullmetal Alchemist\u201d, serta didapuk menjadi pengisi video game untuk Nintendo DS, \u201dOsu! Tatakae! Quendan\u201d. Menyusul kemudian singel kedua Laruku yang juga meraup sukses \u201dHitomi no Juunin\u201d pada awal Maret. Dan akhirnya setelah pemanasan lewat kedua singel tersebut, mereka merilis album yang sudah lama dinanti \u2013 nanti, \u201dSmile\u201d dibulan 31 Maret.<\/p>\n<p>Pada 31 Juli 2004, \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d melakukan debut di Amerika Utara dengan tampil dalam eksebisi tahunan Anime \u201dOtakon\u201d, yang diadakan di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat. Konsernya yang digelar di \u201d1st Mariner Arena\u201d dipadati sekitar 12.000 penonton, dan mereka juga merupakan band Jepang pertama yang tampil di arena tersebut. Selama dua dekade malang melintang di industri musik, Laruku telah menelurkan 40 buah singel dan 12 album studio dan menghasilkan banyak singel hits, diantaranya \u201dNiji\u201d, \u201dKaze ni Kieaide\u201d, \u201dWinter Fall\u201d, \u201dHoney\u201d, \u201dSnow Drop\u201d, \u201dLove Flies\u201d, \u201dHitomi no Juunin\u201d, \u201dJiyuu e no Shoutai\u201d, \u201dNew Word\u201d, \u201dKilling Me\u201d, \u201dBless\u201d, \u201dDrink It Down\u201d, dan tentu saja \u201dReady Steady Go\u201d.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sekarang siapa tak kenal Laruku, band ini begitu terkenal dan banyak digandrungi sejak demam J-Pop melanda Tanah Air pada awal abad 21. Saat itu cukup banyak band- band lokal yang terinspirasi dari konsep bermusik Laruku, dan gayanya yang khas anime, termasuk J-Rocks. Sekarang \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d tengah berkeliling dunia di beberapa negara dalam rangkaian Tur Konser Anniversary mereka, seperti Taipei, Seoul, Hongkong, Singapura, Shanghai, Bangkok, New York, London, Paris, dll. Sebelumnya Laruku tidak memasukkan nama Indonesia dalam jadwal tur dunia mereka, dan sebagai gantinya pada tanggal 3 dan 10 Desember 2011 lalu, telah diputar film konser mereka yang dinamakan \u201dL\u2019Arc~en~Ciel Concert Movie\u201d di XXI Epicentrum Kuningan. Film konser tersebut merupakan dokumentasi dari konser \u201c20th L\u2019Anniversary Live\u201d yang telah bergulir sejak 28 \u2013 29 Mei 2011 di Tokyo. Namun sekarang kepastian sudah terjawab, \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d akan menggoyang Jakarta untuk pertama kalinya Mei tahun ini.<\/p>\n<p><em>Ready, Steady\u2026 Go!!!<\/em><\/p>\n<p>Sumber : <a href=\"http:\/\/is.gd\/Q3wZPW\">informasitips.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Twitter mendadak heboh, beredar kabar bahwa band kenamaan asal Jepang \u201dL\u2019Arc~en~Ciel\u201d akan menggelar konser di Jakarta. Sudah sejak lama para penggemar band rock punk asal Osaka itu, menginginkan mereka untuk tampil di tanah air. Kabar rencana kedatangan \u201dL`arc-en- Ciel\u201d atau juga sering disebut \u201dLaruku\u201d itu sendiri dipicu oleh postingan Twitter salah sorang staf [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14448155110,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1,125],"tags":[],"class_list":{"0":"post-14448155106","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-artikel","8":"category-musik-artikel"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448155106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14448155106"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448155106\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14448155110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14448155106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14448155106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14448155106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}