{"id":14448214933,"date":"2020-08-29T10:58:22","date_gmt":"2020-08-29T03:58:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/?p=14448214933"},"modified":"2020-08-29T11:14:29","modified_gmt":"2020-08-29T04:14:29","slug":"ridwan-kamil-jalani-penyuntikan-dosis-pertama-sebagai-relawan-uji-klinis-vaksin-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/ridwan-kamil-jalani-penyuntikan-dosis-pertama-sebagai-relawan-uji-klinis-vaksin-covid-19\/","title":{"rendered":"Ridwan Kamil Jalani Penyuntikan Dosis Pertama Sebagai Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19"},"content":{"rendered":"<h3>BANDUNG, infobdg.com &#8211; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjalani penyuntikan pertama sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, pada Jumat (28\/8).<\/h3>\n<p><img alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14448214934\" src=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40.jpg 1280w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40-696x392.jpg 696w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40-1068x601.jpg 1068w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/PicsArt_08-29-10.53.40-747x420.jpg 747w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>Kang Emil, sapaan akrabnya mengatakan, ia bersama telah lebih dulu melewati prosedur pengecekan kesehatan yang ketat seperti pemeriksaan tensi, pengambilan darah, pemeriksaan bagian dada dan paru-paru, hingga melakukan<em> rapid test<\/em> untuk memastikan tidak ada antibodi yang muncul saat kondisi akan disuntik.<\/p>\n<p>Emil sendiri disuntik di bagian lengan kiri atas pada kunjungan keduanya (V1) sebagai relawan ini. Usai disuntik, ia mengaku muncul rasa pegal selama lima menit di titik penyuntikan.<\/p>\n<p>\u201cSaya pribadi merasa agak pegal-pegal, nyut-nyutan selama lima menit. Setelah itu, semuanya kembali normal,&#8221; kata Emil.<\/p>\n<p>Setelah disuntik, Emil menunggu selama 30 menit untuk melihat reaksi dari pengetesan uji klinis vaksin Covid-19 terhadap tubuh mereka.<\/p>\n<p>\u201cPer 30 menit setelahnya, kami semua terlihat aman dan sehat. Doakan saja nanti malam, besok, dan seterusnya juga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p>Adapun dalam 14 hari ke depan, Emil menjelaskan bahwa mereka diberi kartu yang harus diisi untuk melaporkan suhu tubuh maupun anomali, salah satunya jika ada kenaikan suhu yang tiba-tiba.<\/p>\n<p>Selain itu, ada sembilan potensi reaksi lain yang harus dilaporkan apabila terjadi, baik gejala ringan maupun gejala yang agak berat.<\/p>\n<p>&#8220;Hal di kertas tersebut rutin diisi setiap hari sampai kembali bertemu dengan dokter dan peneliti 14 hari mendatang,\u201d ucap Emil.<\/p>\n<p>Di hari ke-14 atau dua pekan setelah disuntik, dirinya bersama unsur Forkopimda akan dijadwalkan menjalani penyuntikan dosis kedua di kunjungan ketiga (V2).<\/p>\n<p>\u201cSetelah itu, kita akan melakukan proses pengecekan harian lagi sampai ujung-ujungnya disimpulkan apakah imunitas kami ini naik atau tetap saja. Di situlah riset itu akan menjadi sebuah kesimpulan, apakah vaksin ini layak untuk diproduksi massal,&#8221; tandas Emil.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, infobdg.com &#8211; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjalani penyuntikan pertama sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, pada Jumat (28\/8). Kang Emil, sapaan akrabnya mengatakan, ia bersama telah lebih dulu melewati prosedur pengecekan kesehatan yang ketat seperti pemeriksaan tensi, pengambilan darah, pemeriksaan bagian dada dan paru-paru, hingga melakukan rapid test [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":14448214934,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5018],"tags":[5125,3,26,450,371,954,9399,522,9405],"class_list":{"0":"post-14448214933","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jawa-barat","8":"tag-berita-jabar","9":"tag-blog","10":"tag-featured","11":"tag-headlines","12":"tag-jabar","13":"tag-jawa-barat","14":"tag-relawan-vaksin","15":"tag-ridwan-kamil","16":"tag-vaksin-covid"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448214933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14448214933"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448214933\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14448214934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14448214933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14448214933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14448214933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}