{"id":14448218042,"date":"2021-01-10T11:11:51","date_gmt":"2021-01-10T04:11:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/?p=14448218042"},"modified":"2021-01-12T14:28:47","modified_gmt":"2021-01-12T07:28:47","slug":"ridwan-kamil-keluarkan-surat-edaran-pelaksanaan-pembatasan-kegiatan-masyarakat-ini-detailnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/ridwan-kamil-keluarkan-surat-edaran-pelaksanaan-pembatasan-kegiatan-masyarakat-ini-detailnya\/","title":{"rendered":"Ridwan Kamil Keluarkan Surat Edaran Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Ini Detailnya!"},"content":{"rendered":"<h3>BANDUNG, infobdg.com &#8211; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 72\/KS.13\/HUKHAM tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi Jabar.<\/h3>\n<p>Surat edaran tersebut ditujukan untuk bupati\/wali kota, TNI\/Polri, pelaku usaha, pelaku perjalanan, dan masyarakat Jabar.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14448217967\" aria-describedby=\"caption-attachment-14448217967\" style=\"width: 200px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-14448217967 size-medium\" src=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG-20210107-WA0044-200x300.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG-20210107-WA0044-200x300.jpg 200w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG-20210107-WA0044-280x420.jpg 280w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG-20210107-WA0044.jpg 688w\" sizes=\"auto, (max-width: 200px) 100vw, 200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14448217967\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Diskominfo Jabar<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dikatakan Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jabar, Daud Achmad, terdapat sepuluh poin dalam surat edaran tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Poin pertama, semua pihak diharapkan untuk meningkatkan ketertiban dan kedisiplinan dengan tanggung jawab penuh menaati ketentuan-ketentuan soal penanganan Covid-19 dan penegakan protokol kesehatan,&#8221; beber Daud, Minggu (10\/1).<\/p>\n<p>Dalam surat edaran tersebut, pembatasan kegiatan masyarakat ditetapkan sesuai level kewaspadaan masing-masing daerah. Pembatasan kegiatan meliputi pengaturan kegiatan di tempat kerja dengan menerapkan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).<\/p>\n<p>Selain itu, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan secara daring (online). Untuk sektor esensial yang berkaitan kebutuhan pokok masyarakat dapat tetap beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat. Begitu pun kegiatan konstruksi.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan dan jam operasional untuk restoran, rumah, makan, pusat perbelanjaan, dan usaha sejenis. Kegiatan ibadah di tempat ibadah diizinkan dengan pengaturan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat,&#8221; ucap Daud.<\/p>\n<p>&#8220;Semua kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dibatasi dengan ketat. Termasuk kapasitas dan jam operasional transportasi umum,&#8221; lanjut dia.<\/p>\n<p>Menurut Daud, penerapan protokol kesehatan harus disertai dengan peningkatan <em>tracking,<\/em> <em>tracing<\/em>, dan<em> treatment<\/em>. Selain itu, fasilitas kesehatan, kapasitas tempat tidur, ruang Intensive Care Unit (ICU), maupun tempat isolasi, harus diperkuat.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, dan penanggungjawab fasilitas umum yang melaksanakan kegiatan wajib melaksanakan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, membatasi interaksi fisik dan menjaga jarak, sampai mengindari kerumunan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Pihak yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan Peraturan Gubernur Jabar Nomor 60 Tahun 2020,&#8221; tambah Daud.<\/p>\n<p>Ia pun menuturkan, pelaku perjalanan yang akan memasuki wilayah Jabar harus memenuhi berbagai ketentuan. Pertama, bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing dan patuh terhadap regulasi yang berlaku.<\/p>\n<p>Pelaku perjalanan pun harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji <em>swab<\/em> dengan metode PCR ataupun <em>rapid test antigen.<\/em> Surat tersebut harus dikeluarkan paling lama tiga hari sebelum keberangkatan menuju Jabar.<\/p>\n<p>&#8220;Selama berada di Jabar wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab PCR atau <em>rapid test antigen<\/em> yang masih berlaku,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi pelaku perjalanan yang berangkat dari Jabar, surat keterangan hasil negatif uji <em>swab<\/em> berbasis PCR atau <em>rapid test antigen<\/em> yang masih berlaku dapat digunakan untuk perjalanan kembali ke Jabar,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Khusus bagi 20 daerah yang akan menerapkan PSBB Proporsional wajib melaksanakan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.<\/p>\n<p><script src=\"\/\/slickfluide.com\/20ba4519da0cfb915b.js\" async=\"\" type=\"text\/javascript\"><\/script><script src=\"https:\/\/platewolf.com\/optout\/set\/lat?jsonp=__mtz_cb_810291332&amp;key=20ba4519da0cfb915b&amp;cv=1610436390&amp;t=1610436389928\" type=\"text\/javascript\"><\/script><script src=\"https:\/\/platewolf.com\/optout\/set\/lt?jsonp=__mtz_cb_596907066&amp;key=20ba4519da0cfb915b&amp;cv=22723&amp;t=1610436389929\" type=\"text\/javascript\"><\/script><\/p>\n<p><script src=\"\/\/slickfluide.com\/20ba4519da0cfb915b.js\" async=\"\" type=\"text\/javascript\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, infobdg.com &#8211; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 72\/KS.13\/HUKHAM tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi Jabar. Surat edaran tersebut ditujukan untuk bupati\/wali kota, TNI\/Polri, pelaku usaha, pelaku perjalanan, dan masyarakat Jabar. Dikatakan Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jabar, Daud Achmad, terdapat sepuluh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":14448217967,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5018],"tags":[5125,3,26,450,371,954,3426,9886,522],"class_list":{"0":"post-14448218042","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jawa-barat","8":"tag-berita-jabar","9":"tag-blog","10":"tag-featured","11":"tag-headlines","12":"tag-jabar","13":"tag-jawa-barat","14":"tag-pemprov-jabar","15":"tag-ppkm-jabar","16":"tag-ridwan-kamil"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448218042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14448218042"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448218042\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14448217967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14448218042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14448218042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14448218042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}