{"id":14448221861,"date":"2021-07-18T19:55:24","date_gmt":"2021-07-18T12:55:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/?p=14448221861"},"modified":"2021-07-19T14:56:08","modified_gmt":"2021-07-19T07:56:08","slug":"nelayan-bisa-deteksi-lokasi-tuna-di-fitur-terbaru-aplikasi-laut-nusantara-besutan-xl-brol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/nelayan-bisa-deteksi-lokasi-tuna-di-fitur-terbaru-aplikasi-laut-nusantara-besutan-xl-brol\/","title":{"rendered":"Nelayan Bisa Deteksi Lokasi Tuna di Fitur Terbaru Aplikasi Laut Nusantara Besutan XL-BROL"},"content":{"rendered":"<h3>ARTIKEL, Infobdg.com &#8211; Teknologi kian canggih bahkan di dunia kelautan Indonesia. Kabar baik bagi para nelayan, kini teknologi bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi.<\/h3>\n<p><img alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14448221863\" src=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/502F2402-FDCB-47FB-A435-86493BBF0DD3.jpeg\" alt=\"\" width=\"902\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/502F2402-FDCB-47FB-A435-86493BBF0DD3.jpeg 902w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/502F2402-FDCB-47FB-A435-86493BBF0DD3-211x300.jpeg 211w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/502F2402-FDCB-47FB-A435-86493BBF0DD3-768x1090.jpeg 768w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/502F2402-FDCB-47FB-A435-86493BBF0DD3-696x988.jpeg 696w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/502F2402-FDCB-47FB-A435-86493BBF0DD3-296x420.jpeg 296w\" sizes=\"auto, (max-width: 902px) 100vw, 902px\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Adalah Aplikasi Laut Nusantara, aplikasi besutan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL)-Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Fitur terbarunya yang sudah bisa dimanfaatkan para nelayan Indonesia sejak Juli 2021 ini adalah pendeteksi keberadaan ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore. Ketiganya adalah ikan bernilai ekonomi tinggi dan menjadi primadona di pasar dunia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dikatakan Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir, bahwa pihaknya tengah terus berupaya meningkatkan fungsi dan manfaat dari aplikasi Laut Nusantara ini. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cVisi kami jelas, yaitu membantu para nelayan Indonesia untuk mampu produktif dan aman dalam bekerja sehingga akan meningkatkan kualitas hidup mereka. Apalagi, teman-teman dari BROL memiliki semua kompetensi yang dibutuhkan untuk memperkaya manfaat aplikasi ini, dengan data-data hasil riset yang melimpah, dan bisa diimplementasikan menjadi sarana digital yang mendukung masyarakat nelayan kecil di seluruh Indonesia. Secara bertahap akan terus bertambah fitur-fitur baru yang bisa meningkatkan kemampuan aplikasi Laut Nusantara,\u201d bebernya, dalam keterangan pers yang diterima Infobdg, Minggu (18\/7).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sementara itu, Kepala Pusat Riset Kelautan, Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc. pun menyampaikan, bahwa keberadaan fitur baru pendeteksi ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi merupakan terobosan dalam upaya meningkatkan pendapatan para nelayan dengan mengubah paradigma nelayan dari mencari ikan menjadi menangkap ikan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam aplikasi ini, informasi ditampilkan secara sederhana untuk membantu nelayan sehingga kegiatan penangkapan ikan dapat dilakukan secara efektif, efisien dan aman.<\/span><\/p>\n<p><img alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14448221862\" src=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41.jpeg\" alt=\"\" width=\"828\" height=\"629\" srcset=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41.jpeg 828w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41-300x228.jpeg 300w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41-768x583.jpeg 768w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41-696x529.jpeg 696w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41-553x420.jpeg 553w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/B702F6DF-9DC7-4ED7-9346-0E7C8776CB41-80x60.jpeg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 828px) 100vw, 828px\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Peneliti BROL, Eko Susilo menjelaskan, cara kerja fitur pendeteksi ikan-ikan tersebut adalah dengan mendeteksi lokasi daerah penangkapan ikan berdasarkan kesesuaian kondisi laut, yang menurut berbagai penelitian sebagai area tempat ikan berkumpul. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kesesuaian tersebut didasarkan pada kriteria front suhu dan tingginya kesuburan perairan. Front suhu adalah daerah pertemuan antara massa air hangat dan dingin. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sedangkan kesuburan perairan yang tinggi berasosiasi dengan tersedia makanan ikan, berupa plankton, yang melimpah. Kedua kriteria tersebut dianalisis menggunakan data citra satelit.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cSedangkan untuk pelikan tuna dan cakalang, dihasilkan melalui pendekatan kesesuaian habitat ikan. Kriteria kesesuaian habitat ikan tersebut dianalisis menggunakan pemodelan numerik dan pendekatan statistik non-linear. Yang jelas, lokasi-lokasi keberadaan ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore ditampilkan secara sederhana sehingga bisa dengan mudah digunakan oleh nelayan,\u201d papar Eko.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore tersebut memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dari data Pusat Informasi Pelabuhan Kementerian Kelautan dan Perikanan, harga Tuna Sirip Kuning di kisaran Rp 50.000\/kg, Tuna Sirip Biru sekitar Rp. 100.000\/kg, dan Albacore sekitar Rp 50.000\/kg. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sampai tingkat konsumen, harga jual bisa mencapai hingga 3 kali lipatnya. Sementara itu di pasar internasional, seekor tuna Bluefin harganya pernah menembus rekor dunia dengan harga Rp 25 miliar dengan bobot 276 kg.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sebelumnya, aplikasi Laut Nusantara telah memiliki fitur pendeteksi ikan bernilai ekonomi tinggi lainnya yaitu Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, dan Cakalang. Ikan Tuna dan Ikan Cakalang punya nilai permintaan yang tinggi di Indonesia dan pasar Internasional. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pada tahun 2017, Indonesia memasok lebih dari 16% produksi Tuna, Tongkol dan Cakalang dunia. Dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan, selama triwulan I 2021 komoditas Tuna, Tongkol, dan Cakalang (CTC) menempati primadona kedua untuk ekspor dengan nilai 228,55 juta dollar AS atau 13,08 dari total nilai ekspor sektor perikanan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hal ini menjadikan Tuna, Tongkol, dan Cakalang menjadi prioritas KKP. Sementara itu, Lemuru merupakan ikan khas\/spesifik di selat Bali.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sejauh ini, sudah ada 55 ribu pengguna aktif aplikasi Laut Nusantara. Mayoritas pengguna merupakan masyarakat nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia melalui sosialisasi yang diselenggarakan bersama Balai Riset dan Observasi Laut maupun instansi lainnya seperti BAKAMLA dan Pemerintah Daerah. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hingga saat ini ada lebih dari 5.000 nelayan yang telah menerima sosialisasi langsung. Mereka kemudian menginformasikan penggunaan aplikasi ini kepada para sejawatnya. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hingga tahun 2020 lalu, XL Axiata dan BROL telah menjalin Kerjasama dengan sekitar 29 wilayah kabupaten\/kota di berbagai provinsi untuk implementasi aplikasi Laut Nusantara.***<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ARTIKEL, Infobdg.com &#8211; Teknologi kian canggih bahkan di dunia kelautan Indonesia. Kabar baik bagi para nelayan, kini teknologi bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi. Adalah Aplikasi Laut Nusantara, aplikasi besutan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL)-Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Fitur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":14448221862,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3,10423,26,5200],"class_list":["post-14448221861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-artikel","tag-blog","tag-brol","tag-featured","tag-xl"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448221861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14448221861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448221861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14448221862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14448221861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14448221861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14448221861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}