{"id":14448222857,"date":"2021-09-29T20:29:55","date_gmt":"2021-09-29T13:29:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/?p=14448222857"},"modified":"2021-09-30T11:48:27","modified_gmt":"2021-09-30T04:48:27","slug":"jabar-mulai-budidaya-jamur-kayu-lewat-program-petani-milenial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/jabar-mulai-budidaya-jamur-kayu-lewat-program-petani-milenial\/","title":{"rendered":"Jabar Mulai Budidaya Jamur Kayu Lewat Program Petani Milenial"},"content":{"rendered":"<h3><span class=\"s1\">BANDUNG, infobdg.com &#8211; Jawa Barat akhirnya resmi memulai budi daya komoditas jamur kayu. Budidaya ini dilaksanakan oleh Petani Milenial bidang Kehutanan Jabar, dan diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, melalui konferensi video, Rabu (29\/9).<\/span><\/h3>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Budidaya jamur kayu ini dilaksanakan di lahan Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Seperti diketahui, jamur kayu merupakan salah satu komoditas yang potensial di masa depan. Hal ini disebabkan permintaan pasar akan jamur kayu yang tergolong tinggi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Permintaannya sangat luar biasa, namun produksinya kurang. Jamur kayu salah satu komoditas yang diperjuangkan,&#8221; kata Uu.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_14448222858\" aria-describedby=\"caption-attachment-14448222858\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14448222858\" src=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6.jpeg 1280w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6-1068x712.jpeg 1068w, https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/B768FEE1-1166-4EE8-84F6-B9D9A5EB95C6-630x420.jpeg 630w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14448222858\" class=\"wp-caption-text\">Wagub Uu Ruzhanul Ulum, saat meresmikan Petani Milenial Jamur Kayu, Rabu (29\/9)<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Jamur kayu dapat menjadi bahan baku berbagai macam olahan pangan, juga jadi makanan yang diawetkan dalam kemasan, misalnya berupa bumbu makanan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Uu mengatakan, jamur kayu bermanfaat hingga ke media tanamnya atau disebut baglog. Baglog yang terdiri dari serbuk gergaji industri pengolahan kayu bisa dimanfaatkan jadi pupuk organik, maupun bahan bakar berupa <em>wood pellet.<\/em><\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Maka, ia pun meminta Petani Milenial komoditas jamur kayu untuk memperbanyak pasukan Petani Milenial. Terlebih, salah satu tujuan program Petani Milenial yang digagas Pemerintah Provinsi Jabar ini yakni meregenerasi petani di Jabar.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Ajak teman lain, ajak teman kampus, ajak teman sekampung, sehingga pertanian di Jabar tetap semarak,&#8221; ucap Uu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Uu berujar, keterlibatan generasi milenial dan sentuhan teknologi dapat membuat wajah pertanian di Jabar akan menjadi lebih segar. Produktivitas pertanian di Jabar pun akan terus meningkat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Semakin sedikitnya keluarga petani, kakek sampai bapaknya petani, tapi cucunya tidak jadi petani. Maka keluarga petani tidak melahirkan lagi petani. Pak Gubernur selalu punya inovasi hebat, yakni dengan malaksanakan program Petani Milenial, termasuk Santani (Santri Tani) Jawa Barat,&#8221; kata Uu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Senada dengan Uu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar Epi Kustiawan pun menuturkan, Petani Milenial Jamur Kayu dapat menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi di Jabar yang sempat terpuruk karena pandemi Covid-19.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Kami juga menjalankan instruksi Pak Wakil Gubernur agar tidak boleh ada lahan menganggur, kami laksanakan, dan manfaatkan setiap aset yang ada untuk pertanian, termasuk Petani Milenial,&#8221; tukas Epi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dinas Kehutanan Jabar, katanya, akan melengkapi sarana berupa unit pengolahan jamur kayu dan pengolahan baglog sisa budi daya untuk petani milenial. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Ini rangkaian proses usaha budi daya jamur kayu agar lebih produktif dan efisien menggunakan bahan baku, serta tidak meninggalkan bahan yang tidak termanfaatkan,&#8221; tandas Epi.***<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, infobdg.com &#8211; Jawa Barat akhirnya resmi memulai budi daya komoditas jamur kayu. Budidaya ini dilaksanakan oleh Petani Milenial bidang Kehutanan Jabar, dan diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, melalui konferensi video, Rabu (29\/9). Budidaya jamur kayu ini dilaksanakan di lahan Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Seperti diketahui, jamur kayu merupakan salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":14448222858,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5018],"tags":[5125,3,26,450,371,5052],"class_list":{"0":"post-14448222857","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jawa-barat","8":"tag-berita-jabar","9":"tag-blog","10":"tag-featured","11":"tag-headlines","12":"tag-jabar","13":"tag-uu-ruzhanul-ulum"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448222857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14448222857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448222857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14448222858"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14448222857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14448222857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14448222857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}