{"id":14448258220,"date":"2026-09-30T18:54:20","date_gmt":"2026-09-30T11:54:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/?p=14448258220"},"modified":"2026-09-30T18:54:20","modified_gmt":"2026-09-30T11:54:20","slug":"bakar-ban-hingga-blokir-jalan-penertiban-pkl-ciumbuleuit-sempat-memanas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/bakar-ban-hingga-blokir-jalan-penertiban-pkl-ciumbuleuit-sempat-memanas\/","title":{"rendered":"Bakar Ban hingga Blokir Jalan, Penertiban PKL Ciumbuleuit Sempat Memanas"},"content":{"rendered":"<h4>BANDUNG, infobdg.com \u2014 Penertiban bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (30\/9), sempat memanas. Puluhan pedagang memblokir akses jalan dan melakukan aksi bakar ban sebagai bentuk protes terhadap rencana pembongkaran lapak.<\/h4>\n<p>Aksi tersebut dipusatkan di sekitar Bundaran Ciumbuleuit. Para pedagang mempersoalkan rencana penertiban yang mereka nilai belum dilakukan secara adil.<\/p>\n<p>Koordinator PKL, Andrea Guntur, mengatakan para pedagang tidak mempersoalkan pembongkaran selama dilakukan dengan aturan yang sama untuk seluruh lapak.<\/p>\n<p>Menurutnya, pedagang juga menyatakan siap membongkar lapaknya secara mandiri.<\/p>\n<p>\u201cPKL di sini tidak minta kompensasi dan siap untuk dibongkar mandiri, asalkan ada keadilan,\u201d ujarnya, Rabu (30\/9), dikutip dari detik.com.<\/p>\n<p>Di tengah aksi tersebut, akses Jalan Ciumbuleuit sempat tertutup. Warga dan pengguna jalan kemudian diarahkan menggunakan jalur alternatif.<\/p>\n<p>Penertiban sendiri dilakukan terhadap bangunan dan lapak yang berdiri di ruang milik jalan serta trotoar. Satpol PP Kota Bandung sebelumnya menyebut terdapat sekitar 20 bangunan liar yang menjadi sasaran penertiban di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>Situasi kemudian mulai kondusif setelah Camat Cidadap Maulana Fatahudin datang ke lokasi dan berdialog dengan para pedagang.<\/p>\n<p>Pemkot Bandung memastikan tidak ada pungutan atau kontribusi yang dibebankan kepada PKL dalam proses pendataan maupun penertiban. Pemerintah juga membantah adanya penertiban yang dilakukan secara tebang pilih.<\/p>\n<p>Setelah kesepakatan tercapai, para pedagang membubarkan diri dan proses pengosongan lapak kembali dilanjutkan.<\/p>\n<p>PKL masih diperbolehkan berjualan dengan sejumlah ketentuan. Mereka tidak diperkenankan mendirikan bangunan permanen di atas trotoar serta harus menjaga ketertiban dan kebersihan lokasi.<\/p>\n<p>Pemkot Bandung juga berencana melakukan penertiban secara bertahap untuk mengembalikan fungsi trotoar dan drainase yang sebelumnya tertutup lapak.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, infobdg.com \u2014 Penertiban bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (30\/9), sempat memanas. Puluhan pedagang memblokir akses jalan dan melakukan aksi bakar ban sebagai bentuk protes terhadap rencana pembongkaran lapak. Aksi tersebut dipusatkan di sekitar Bundaran Ciumbuleuit. Para pedagang mempersoalkan rencana penertiban yang mereka nilai belum dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":14448258222,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[16,15],"tags":[25,122,9420,18538],"class_list":["post-14448258220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-bandung","category-berita","tag-berita-bandung","tag-berita-kota-bandung","tag-ciumbuleuit","tag-penertiban-pkl-ciumbuleuit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448258220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14448258220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448258220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14448258223,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14448258220\/revisions\/14448258223"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14448258222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14448258220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14448258220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infobdg.com\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14448258220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}