BANDUNG, infobdg.com — Pemerintah Kota Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Dago dan Buahbatu, Minggu (4/10).
Selain CFD, Pemkot Bandung juga kembali membuka Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) setelah sebelumnya sempat dihentikan.
Kembalinya kegiatan tersebut langsung dimanfaatkan warga untuk berolahraga, bersepeda hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.
Di kawasan Dago, aktivitas warga mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB. Pelaksanaan CFD kali ini juga disertai penataan zona, termasuk sterilisasi aktivitas komersial dan pembagian brosur di jalur utama serta pemisahan jalur pejalan kaki dan pesepeda.

Adi, warga Ujungberung yang datang sejak pagi, menilai penataan tersebut membuat aktivitas olahraga lebih nyaman.
“Suasananya cukup ramai dan meriah. Karena sekarang lebih diperketat, tidak ada yang berjualan dan membagikan brosur di jalur utama, sehingga suasananya jadi jauh lebih fokus untuk olahraga. Pejalan kaki dan pesepeda jadi lebih leluasa,” ujar Adi.
Hal serupa disampaikan Arin yang memanfaatkan CFD untuk bersepeda. Menurutnya, pemisahan jalur membuat aktivitas warga terasa lebih aman.
“Suasananya sangat nyaman, apalagi ada pemisahan jalur antara pejalan kaki dan pesepeda. Area trotoar juga tertib, jadi kami yang bersepeda bisa berhenti sejenak untuk beristirahat dengan tenang,” tuturnya.
Warga lainnya, Refa, mengaku senang CFD Dago kembali dibuka sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas di kawasan tersebut bersama keluarga.
“Sudah lama libur, sekarang baru dibuka lagi. Mungkin karena baru dibuka, jadi masih belum terlalu ramai,” kata Refa.
Sementara di kawasan Buahbatu, warga juga menyambut kembalinya CFD. Salah seorang pengunjung, Mardi, berharap pelaksanaan CFD dapat kembali berlangsung seperti sebelumnya.
Ia juga berharap aktivitas pedagang dapat kembali diakomodasi sehingga warga memiliki lebih banyak pilihan makanan dan kebutuhan ringan saat berada di lokasi.
“Mudah-mudahan CFD ini bisa berjalan seperti dulu lagi. Kita bisa jalan, jogging, atau bersepeda dengan udara yang lebih sehat,” ujarnya.
Menurut Mardi, CFD juga dapat menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas di kawasan yang lebih minim kendaraan dan polusi.

Tak hanya CFD, Braga Beken juga kembali digelar pada Minggu (4/10). Warga dan wisatawan terlihat memanfaatkan kawasan tersebut untuk berjalan kaki dan menikmati suasana Jalan Braga tanpa kendaraan bermotor.
Nuri, salah seorang warga, menilai pembukaan kembali Braga Beken membuat kawasan tersebut terasa lebih nyaman bagi pejalan kaki.
“Menurut saya bagus. Kalau jalan lebih leluasa, tidak berbenturan dengan mobil atau kendaraan,” ujar Nuri.
Meski demikian, ia berharap sejumlah persoalan di kawasan Braga ikut dibenahi, terutama terkait parkir.
“Parkirnya jangan sembarangan,” katanya.
Nuri juga meminta pedagang yang berjualan di pinggir jalan lebih ditata agar tidak mengganggu akses kendaraan maupun menyebabkan kemacetan.
“Pedagang juga harus tertib, jangan terlalu banyak pedagang di pinggir jalan. Masih ada satu-dua yang berjualan di sana,” ujarnya.
Sementara itu, Ramdan, pengrajin wayang golek yang telah lama beraktivitas di kawasan Braga, turut menyambut kembali pelaksanaan Braga Beken.
Ia berharap penataan kawasan Braga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah dan berbagai pihak terkait.
Dengan kembali dibukanya CFD Dago, Buahbatu dan Braga Beken, Pemkot Bandung kembali menyediakan ruang publik bebas kendaraan bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi dan beraktivitas di akhir pekan.***

