BANDUNG, infobdg.com — Pemkot Bandung menyiapkan integrasi jaringan kamera pengawas atau CCTV untuk memperkuat pemantauan kondisi di lapangan. Sistem ini nantinya menghubungkan CCTV milik Pemkot Bandung dengan jaringan Dishub, kepolisian hingga tingkat lingkungan RT/RW.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, integrasi tersebut diharapkan membuat informasi mengenai gangguan fasilitas publik bisa diterima lebih cepat. Salah satu yang menjadi perhatian yakni kasus pencurian kabel yang menyebabkan sejumlah traffic light atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) terganggu.
Menurut Farhan, jaringan CCTV yang saling terhubung memungkinkan aparat terkait mengetahui kejadian di lapangan tanpa harus menunggu laporan secara terpisah.
“Jaringan CCTV akan diintegrasikan agar bisa diakses bersama, sehingga ketika terjadi gangguan, termasuk pencurian kabel, respons di lapangan dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Farhan, Minggu (4/10), dikutip dari Radar Bandung.
Di sisi lain, Dishub Kota Bandung masih melakukan pemulihan terhadap sejumlah APILL yang terdampak pencurian kabel. Gangguan tersebut membuat lampu pengatur lalu lintas di beberapa persimpangan tidak dapat beroperasi secara normal.
Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, proses perbaikan tidak sebatas mengganti kabel atau komponen yang rusak. Petugas juga harus memastikan APILL kembali terhubung dengan sistem Area Traffic Control System (ATCS).
“Perbaikannya bukan hanya pada lampunya. Kami juga harus memastikan konektivitas APILL dengan sistem ATCS kembali berjalan dengan baik,” kata Rasdian.
Sejumlah lokasi yang tercatat mengalami gangguan di antaranya berada di wilayah Kecamatan Regol, kawasan PT Inti 1, sekitar Patung Ikan, serta Simpang Jalan Pungkur.
Selain itu, gangguan juga ditemukan di Simpang Cikapayang, persimpangan Veteran-Lembong, Naripan-Lembong, hingga Veteran-Jalan Sunda.
Rasdian menyebut pemeriksaan dilakukan satu per satu dengan melihat kondisi perangkat serta kebutuhan lalu lintas di masing-masing persimpangan.
“Pengecekan dilakukan terhadap setiap titik dengan mempertimbangkan kondisi perangkat serta kebutuhan lalu lintas di masing-masing persimpangan,” ucapnya.
Menurutnya, pemulihan APILL harus dilakukan secara menyeluruh. Setelah kerusakan akibat pencurian kabel ditangani, petugas memastikan perangkat kembali terkoneksi dengan ATCS agar pengaturan lalu lintas dapat berjalan normal.
Integrasi CCTV pun disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan di Kota Bandung. Dengan jaringan pemantauan yang lebih terhubung, kejadian di lapangan diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.
“Sistem pemantauan yang lebih terhubung membantu mengetahui kejadian lebih dini, sementara pemulihan APILL memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” ujar Rasdian.***

