BANDUNG, infobdg.com – Asia Africa Festival (AAF) 2026 siap kembali digelar di Kota Bandung pada 11–12 Juli 2026. Festival tahunan yang mengangkat semangat Konferensi Asia Afrika ini mengusung tema “Unity in Diversity, Rising in Harmony” dan akan menghadirkan beragam kegiatan budaya, pertunjukan seni, hingga pasar kreatif di kawasan Jalan Asia Afrika dan Braga.
Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, Asia Africa Festival 2026 menghadirkan tiga pengalaman utama, yaitu Asia Africa Carnival, Asia Africa Corner, dan Asia Africa Market.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Asia Africa Carnival yang akan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026. Karnaval budaya ini akan menampilkan peserta yang telah dikurasi dengan rute dimulai dari depan Hotel Grand Preanger, melintasi Jalan Asia Afrika, dan berakhir di Jalan Cikapundung Barat.
Di hari yang sama, Main Stage yang berada di depan Gedung Merdeka juga akan menjadi lokasi Opening Ceremony Asia Africa Festival 2026 sekaligus panggung berbagai pertunjukan budaya dan hiburan.
Selama dua hari pelaksanaan festival, pengunjung juga dapat menikmati Asia Africa Corner yang tersebar di beberapa lokasi. Di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) akan digelar pameran seni dan talkshow, sementara De Majestic menghadirkan pertunjukan teater, musikal, budaya, dance performance, pemutaran film pendek, hingga special performance.
Sementara itu, Asia Africa Market akan dipusatkan di kawasan Braga. Taman Braga yang berada di depan Bank BJB menjadi lokasi stage performance, sedangkan Jalan Braga Pendek menghadirkan kawasan kuliner, UMKM terkurasi, stan kreatif, aktivitas komunitas, serta hiburan publik.
Selain area kegiatan, penyelenggara juga telah merilis rangkaian agenda utama Asia Africa Festival 2026.
Agenda pertama adalah Asia Africa Solidarity Walk yang berlangsung pada 11 Juli 2026 di Hotel Savoy Homann sebagai simbol solidaritas dengan menghadirkan perwakilan dan wali kota anggota APEKSI.
Selanjutnya terdapat Asia Africa Stage of Art yang digelar pada 11 Juli 2026 di kawasan Jalan Asia Afrika, menghadirkan pertunjukan budaya dari berbagai komunitas dan identitas budaya Asia-Afrika.
Pada hari yang sama, Asia Africa Carnival kembali menjadi agenda utama festival dengan parade budaya di sepanjang Jalan Asia Afrika.
Sementara Asia Africa Market berlangsung selama dua hari, yakni 11 dan 12 Juli 2026, di kawasan Jalan Braga Pendek dengan menghadirkan kuliner, produk UMKM, kriya, komunitas, serta berbagai aktivitas kreatif.
Festival ini juga memiliki sejumlah agenda pendamping. Asia Africa Corner 1 berlangsung pada 10 Juli 2026 di Hotel Savoy Homann berupa ruang dialog dan refleksi sejarah. Asia Africa Corner 2 digelar pada 11–12 Juli 2026 di Museum KAA sebagai instalasi sejarah. Kemudian Asia Africa Corner 3 berlangsung di De Majestic pada 11–12 Juli 2026 dengan pertunjukan teater musikal, film pendek, dan orkestra. Sementara Asia Africa Corner 4 digelar di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) sebagai ruang aktivasi budaya.
Berdasarkan materi publikasi resmi Asia Africa Festival 2026, Opening Ceremony di Main Stage depan Gedung Merdeka juga akan dimeriahkan sejumlah penampil, di antaranya Risa Saraswati, Farhan Helmy (President DILANS Indonesia), Samba Sunda, My Stylez Dance Performance, serta Manshur Angklung feat Katrielle Angelica dan Surya Flowz.
Masyarakat yang ingin menghadiri Asia Africa Festival 2026 diimbau menyesuaikan waktu kedatangan karena kawasan Jalan Asia Afrika diperkirakan akan dipadati pengunjung selama rangkaian kegiatan berlangsung, khususnya saat pelaksanaan karnaval pada Sabtu, 11 Juli 2026.

