BANDUNG, infobdg.com – Bencana alam yang terjadi di sekitar kota Palu, Sigi, dan Donggala, pada 28 September 2018 lalu masih terngiang dalam ingatan. Bagaimana tidak, gempa dengan kekuatan 7.4 skala Richter yang memicu terjadinya Tsunami setinggi 1 sampai 4 meter ini mengakibatkan banyak korban jiwa di sana.

Data yang dikeluarkan oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pada 29 Oktober 2018 lalu mencatat setidaknya ada 985 desa terdampak bencana, dua ribu lebih orang meninggal dunia, 16 ribu orang hilang, serta lebih dari dua ratus ribu orang mengungsi.

Infobdg beserta Aksi Cepat Tanggap bekerjasama untuk membantu para korban yang terdampak bencana tersebut dengan mengadakan penggalangan dana melalui situs kitabisa.com. Penggalangan dana ini dilakukan dari 3 Oktober 2018 lalu pada link kitabisa.com/infobdgpedulipalu.

Sampai tulisan ini diturunkan, dana dari para donatur yang berbaik hati untuk sedikit menyumbangkan rezekinya bagi para korban sudah terkumpul sebesar Rp 15.514.465 (Lima belas juta lima ratus empat belas ribu empat ratus enam puluh lima rupiah).

Dana tersebut akan diperuntukan untuk membeli kebutuhan seperti beras, makanan siap saji, obat-obatan, makanan bayi, air minum, dan kebutuhan lainnya bagi para korban.

Hari Selasa, 27 November 2018, tim dari Infobdg bersama Aksi Cepat Tanggap akan berangkat menuju kota Palu di Sulawesi Tengah, untuk terjun langsung melihat situasi terkini yang ada di sana. Selain itu juga akan menyerahkan dana sumbangan yang sudah didonasikan oleh para donatur.

Wargi Bandung yang masih ingin berdonasi bagi para korban yang ada di Palu, Sigi, dan Donggala, bisa melalui kitabisa.com/infobdgpedulipalu. Sekecil apapun bantuan kita, akan terasa besar bagi saudara kita di sana.