JAKARTA, infobdg.com – Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) berkolaborasi dengan Pranadipta Consulting melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Akuntasi di Era Revolusi Industri 4.0”.
FGD dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta, dengan menghadirkan dosen FEB Unpad, Ersa Tri Wahyuni, Ph.D sebagai pemateri. Sementara peserta diskusi berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, peneliti, dan akuntan profesional.
Dalam diskusi, Ersa memaparkan kondisi di era Revolusi Industri 4.0. Era ini mengharuskan manusia untuk berinovasi dan berdaptasi agar bisa bertahan. Ersa mengungkapkan, Indonesia sebagai negara dengan perkembangan start-up posisi kedua di dunia ini merupakan wujud kreativitas dan minat anak bangsa di bidang bisnis digital.
Pun di bidang akuntansi, penemuan bisnis model yang relatif baru mengharuskan setiap orang dari profesi apapun harus menjawabnya dengan perubahan paradigma dalam menyelesaikan masalah.
Menurut Ersa, akuntan harus terus berusaha membuat dirinya relevan untuk masyarakat dan entitas bisnis. Selama seorang akuntan mampu memberikan nilai dan berkontribusi kepada masyarakat, maka selamanya profesi akuntan akan terus eksis.
“Fungsi utama seorang akuntan adalah dia harus mampu mengkomunikasikan keadaan ekonomi perusahaan kepada decision maker. Akuntan harus memahami bahwa tools yang dipakai dalam bekerja itu sudah beragam dan up to date,” terang Ersa, dalam FGD yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (20/6).
Ersa mengingatkan, para akuntan Indonesia di era 4.0 ini harus paham mengenai penggunanaan big data analytic dalam penyusunan laporan keuangan. Oleh sebab itu, akuntan wajib belajar mengomunikasikan hasil analisis big data keuangan serta pemanfaatannya.


