JAWA BARAT, infobdg.com – Pada tanggal 20 September 2019, BMKG Provinsi Jawa Barat mengeluarkan peta monitoring hari tanpa hujan di Provinsi Jawa Barat. Prakiraan menyatakan curah hujan dengan kriteria rendah mendominasi seluruh wilayah Jawa Barat.

Menurut Peneliti Cuaca dan Iklim, BMKG Provinsi Jawa Barat, Muhamad Iid Mujtahiddin, memprakiraan peluang curah hujan dasarian III September 2019 Provinsi Jawa Barat umumnya diprakirakan masuk dalam kategori curah hujan rendah. Curah hujan 20-50 mm/das berpeluang terjadi di sebagian besar Bogor, Sukabumi utara, Cianjur utara, Garut tengah, Tasikmalaya tengah. Curah hujan 10-50 mm/das berpeluang terjadi di sebagian kecil Bandung Barat, dan Kota Bandung. Adapun curah hujan menengah, tinggi, dan sangat tinggi hanya memiliki peluang kurang dari 10% saja.

BMKG Provinsi Jawa Barat juga mengeluarkan peringatan dini kekeringan dengan status awas. Daerah yang tidak hujan berturut-turut lebih dari 60 hari yang berpotensi kekeringan ekstrim dengan status awas terjadi di hampir seluruh kecamatan di Indramayu, Majalengka, Cirebon, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Sumedang, Sukabumi; Cianjur (Cidaun, Cikalongkulon, Pagelaran, Sindang barang ,Sukanegara, Tanggeung, Takokak, Cikalongkulon, Kadupadak); Garut (Singajaya, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Cibalong, Balubur Limbangan, Cilawu, Cibalong, Cibalong, Ibun, Selawi); Tasikmalaya (Indihiang); Bandung (Cicalengka, Padalarang); Pangandaran (Pangandaran, Cimerak), dan Bogor (Cileungsi).