BANDUNG, infobdg.com – PERSIB Bandung resmi memperkuat skuadnya jelang putaran kedua Super League 2025/2026 dengan menghadirkan dua amunisi anyar, yakni pemain senior berpengalaman Eropa Layvin Kurzawa serta bek muda potensial Dion Markx. Kedua perekrutan ini menegaskan keseriusan Maung Bandung dalam menjaga daya saing, baik di kompetisi domestik maupun level Asia.
Kehadiran Kurzawa dinilai sebagai bagian penting dari proses pembangunan tim di tengah padatnya agenda kompetisi. PERSIB membutuhkan pemain dengan kualitas teknis, fleksibilitas posisi, serta kematangan taktik, dan profil tersebut dinilai melekat pada pemain asal Prancis itu. Kurzawa dikenal sebagai pemain serba bisa yang dapat beroperasi sebagai bek kiri, sayap kiri, hingga bek tengah, memberikan banyak opsi bagi tim pelatih dalam rotasi maupun perubahan skema permainan.
Secara permainan, Kurzawa memiliki karakter agresif yang dibutuhkan PERSIB saat ini. Kemampuannya dalam melepas umpan silang akurat, membaca alur bola, serta keberanian membantu serangan membuatnya bukan sekadar pemain bertahan, tetapi juga bagian dari transisi ofensif tim.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih.
“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan berdasarkan evaluasi performa dan kebutuhan tim,” ujar Adhitia, seperti dikutip dari keterangan resmi klub PERSIB.
Rekam jejak Kurzawa di level tertinggi Eropa juga menjadi nilai tambah. Ia pernah memperkuat klub-klub besar seperti AS Monaco, Paris Saint-Germain, Fulham, hingga Boavista, serta membela Tim Nasional Prancis pada periode 2014–2019. Pengalaman tersebut diharapkan memberi dampak positif, tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam ruang ganti.
Selain Kurzawa, PERSIB juga mendatangkan Dion Markx sebagai bagian dari penguatan jangka menengah dan panjang. Bek tengah kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005 itu resmi dikontrak selama 2,5 tahun. Meski masih berusia muda, Dion datang dengan bekal pengalaman bermain di Eropa serta jam terbang bersama Tim Nasional Indonesia kelompok usia.
Adhitia menjelaskan bahwa perekrutan Dion merupakan hasil evaluasi tim setelah melewati putaran pertama kompetisi.
“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi hingga akhir musim,” kata Adhitia, juga disampaikan melalui rilis resmi PERSIB.
Sebelum bergabung dengan PERSIB, Dion bermain di Divisi II Liga Belanda bersama TOP Oss dan menimba ilmu di akademi klub-klub Belanda seperti Vitesse Arnhem serta NEC Nijmegen. Di level internasional, ia telah membela Timnas Indonesia U20 dan masuk dalam radar regenerasi Timnas U23, termasuk tampil di ajang kualifikasi Piala Asia.
Dengan kombinasi pengalaman Kurzawa dan potensi besar Dion Markx, PERSIB berharap skuadnya semakin solid menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026 serta fase krusial babak 16 besar AFC Champions League Two. Manajemen menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan dilakukan melalui evaluasi menyeluruh, termasuk aspek fisik dan kesesuaian dengan kebutuhan tim.
PERSIB terus menyusun kepingan demi kepingan untuk menjaga performa hari ini dan menatap masa depan. Dua nama baru ini diharapkan menjadi bagian penting dalam perjalanan Maung Bandung sepanjang musim.***




