BANDUNG, infobdg.com – Pementasan teater selalu punya cara unik untuk menyentuh hal-hal paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kali ini, Teater Lima Wajah mempersembahkan Resital Pementasan “Duit”, sebuah karya klasik dari Ayi G. Sasmita yang mengangkat kisah sederhana namun sarat makna tentang rumah tangga, kejujuran, dan godaan yang datang tanpa aba-aba.
Cerita berpusat pada Otis dan Halimah, pasangan suami istri yang hidup apa adanya di sebuah kampung kecil. Hari-hari mereka diisi dengan rutinitas sederhana, pertengkaran kecil, dan kasih sayang yang membuat keduanya tetap bertahan. Segalanya berubah saat sebuah ransel misterius ditemukan di pinggir sungai. Temuan itu memicu kegelisahan, kecurigaan warga, hingga campur tangan ketua RT dan hansip. Dari sinilah konflik berkembang, rahasia mulai terkuak, dan penonton diajak merenungi arti pilihan hidup yang sesungguhnya.
Pementasan ini menjadi ruang eksplorasi bagi Teater Lima Wajah untuk mengasah seni peran, teknik teater, sekaligus menghadirkan apresiasi terhadap karya sastra Sunda. Di balik panggung, produksi ini digarap secara serius oleh sutradara Natasya Kifar, dengan dukungan tim artistik, musik, tata cahaya, serta kru produksi yang solid. Para pemeran di antaranya Rabani Bonar sebagai Otis, Salwa Toba sebagai Halimah, Baban Jolang, Syifa Milse, Yoga Tame, Veyra Ngablu, Putri Ipos, Uan Wajuba, Raihan Hoga, Khalisa Supri, Djulia Petut, Naura Lombok, Siti Hesti, hingga Fikri Sule sebagai Mamat.
📅 Selasa, 27 Januari 2026
⏰ 09.30 WIB | 15.30 WIB | 19.30 WIB
📍 Gedung Kesenian Rumentang Siang, Jl. Baranang Siang No.1, Kec. Sumur Bandung
🎟️HTM Rp25.000 dan OTS Rp30.000
Pembelian tiket melalui link https://forms.gle/rxvzxy4KojFRoxW26
Datang dan rasakan langsung bagaimana cerita sederhana bisa berubah menjadi pertunjukan penuh makna di atas panggung. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan Resital Pementasan “Duit”, sebuah pengalaman teater yang bukan hanya menghibur, tapi juga mengajak berpikir dan merasakan.




