BANDUNG BARAT, infobdg.com – Forum Honorer Daerah Kabupaten Bandung Barat mengadakan syukuran hari jadi forumnya pada Senin (16/9), di Masjid As Sidiq Kompleks Pemda KBB, dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Foto: Humas Jabar

Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), saat ini terdapat 2.000 guru honorer SD dan SMP yang mengharapkan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Untuk itu, Uu berharap kepada pemerintah pusat agar memberikan peluang dan penghargaan kepada guru honorer yang telah berjasa besar memajukan pendidikan, termasuk di Jawa Barat.

Menurut Uu, meski moratorium pengangkatan CPNS masih berjalan, pemerintah pusat bisa menjadikan honorer sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sesuai prosedur yang ada.

“Saya berharap Pak Presiden untuk segera memberikan peluang, penghormatan, dan penghargaan kepada guru honorer. Minimal mereka bisa jadi PPPK. Tapi anggarannya jangan dibebankan kepada pemerintah daerah karena tidak akan cukup. Kalau bisa, dari APBN atau diangkat saja jadi PNS,” ujar Uu, di Masjid As Sidiq Kompleks Pemda KBB, Senin (16/9).

Foto: Humas Jabar

Diantara guru honorer yang ada di KBB, ada beberapa guru yang sudah puluhan tahun mengabdi tetapi tetap belum diangkat. Uu berujar jika ada pengangkatan, mereka ini harus lebih dulu diprioritaskan

“Kalau yang sudah mengabdi lama agar diprioritaskan, jangan sampai mereka kalah sama yang baru daftar dan kemudian lulus jadi PNS. Kami harap tidak terjadi pada rekrutmen CPNS yang akan datang, yang honorer dulu dihabiskan,” pungkas Uu.

Uu juga meminta kepada para guru honorer di KBB agar tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas dan istiqamah. Uu menegaskan, Pemprov Jabar tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan para honorer.

“Saya berharap para honorer pada umumnya, sekalipun belum diangkat jadi PNS tetap bekerja melaksanakan tugas sebagai abdi negara karena kalau mereka mogok (kerja), saya kira pendidikan akan tersendat,” tandasnya.