KAI Bandara Tegaskan Komitmen Lingkungan di Hari Bumi 2025

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com — Dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional 2025, PT Railink (KAI Bandara) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan meluncurkan berbagai inovasi berkelanjutan di sektor transportasi publik.

Tema Hari Bumi tahun ini, Our Power, Our Planet, menyerukan upaya global untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga tiga kali lipat pada tahun 2030.

Manajer Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa Hari Bumi menjadi momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelangsungan hidup bumi.

“Hari Bumi menjadi momentum penting dan pengingat bagi kita semua akan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan bumi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (26/4).

Sebagai bagian dari langkah nyata menuju masa depan berkelanjutan, KAI Bandara memperkuat berbagai inisiatif ramah lingkungan. Salah satunya adalah pengurangan jejak karbon melalui penggunaan transportasi umum, yang dinilai lebih rendah emisi dibanding kendaraan pribadi. Melalui aplikasi KA Bandara, penumpang kini juga dapat melihat estimasi karbon yang dihasilkan dari perjalanan mereka.

Selain itu, untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, KAI Bandara menyediakan fasilitas pengisian air minum gratis di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Yogyakarta, Stasiun Kualanamu, dan Stasiun Medan. Pelanggan cukup membawa tumbler pribadi untuk mengakses fasilitas ini, yang diharapkan dapat menekan volume sampah plastik di area stasiun.

Program penanaman pohon berkelanjutan juga menjadi salah satu agenda rutin perusahaan. Penanaman dilakukan di berbagai area stasiun, baik di Yogyakarta maupun Medan, guna mendukung upaya memperbaiki kualitas udara, menyerap polusi, dan mengurangi dampak pemanasan global. Upaya ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060.

KAI Bandara turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dengan membawa tumbler pribadi, memilih kereta bandara sebagai moda transportasi rendah emisi, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

“Langkah-langkah ini kami ambil sebagai bentuk kontribusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Kami akan terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pengembangan layanan dan infrastruktur,” tutup Ayep.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat